Rektor Dukung Perkuat Inovasi Pertanian Nasional
Sejumlah rektor perguruan tinggi kawasan Indonesia Timur menyatakan siap memperkuat inovasi pertanian bersama Kementerian Pertanian. Pernyataan itu disampaikan saat audiensi dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta Selatan, Minggu 28 Juni 2026, sebagai respons terhadap capaian strategis sektor pertanian dan upaya menjaga swasembada pangan.
Audiensi dan komitmen rektor
Pertemuan dihadiri pimpinan Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Tadulako, Universitas Lambung Mangkurat, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie, Universitas Halu Oleo, dan Universitas Balikpapan. Para rektor menegaskan kesiapan kampus untuk memperkuat riset dan penguasaan teknologi pertanian demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Rektor Universitas Hasanuddin Jamaluddin Jompa menilai capaian kementerian menjadi momentum penting untuk langkah akademik.
"Begitu banyak prestasi dan capaian yang dipaparkan. Kami merasa ini momentum terbaik untuk berkontribusi menjaga swasembada sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Jamaluddin.
Rektor Universitas Negeri Makassar Farida Patittingi menambahkan perguruan tinggi siap menjadi motor inovasi dalam mendukung program kementerian.
"Perguruan tinggi adalah motor lahirnya inovasi. Kami berkomitmen mendukung program Pak Menteri melalui penguatan riset di bidang pertanian," katanya.
Isi paparan Menteri Pertanian
Menteri Andi Amran memaparkan capaian sektor pertanian yang menunjukkan tren positif. Data yang disampaikan meliputi peningkatan produksi beras, cadangan beras pemerintah sekitar 5,2 juta ton, serta Nilai Tukar Petani 127,73. Selain itu, laporan menyebut peningkatan ekspor pertanian dan penurunan impor pangan.
Paparan tersebut memberi sejumlah rektor perspektif baru tentang arah kebijakan dan strategi swasembada.
"Hari ini Pak Menteri memberikan gambaran sistem swasembada pangan Indonesia dengan berbagai data terkini. Kami berharap kerja sama ini menghasilkan inovasi teknologi pertanian yang mendukung swasembada pangan," ucap Rektor Universitas Tadulako Amar.
Ruang kolaborasi dan implementasi
Wakil rektor dari beberapa kampus menegaskan kesiapan mereka untuk terlibat mulai dari riset dasar, pengembangan teknologi tepat guna, hingga pengujian lapangan dan diseminasi hasil ke petani.
"Sungguh luar biasa pertemuan dengan Pak Mentan. Kami berada di garis terdepan bersama beliau untuk membuat Indonesia terus swasembada pangan,"
kata Wakil Rektor I Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie Andi Ilham Latunra. Sedangkan Wakil Rektor II Universitas Halu Oleo, Ida Usman, menyebut banyak ide yang dapat segera dikembangkan untuk kawasan Sulawesi Tenggara.
Dampak dan langkah ke depan
Kolaborasi pemerintah dengan perguruan tinggi diharapkan mempercepat lahirnya inovasi yang meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Sinergi ini diprediksi memperkuat ketahanan pangan melalui teknologi, transfer pengetahuan, dan penguatan kapasitas lokal.
Ke depan, langkah konkret seperti program riset bersama, pilot project teknologi pertanian, dan pelatihan bagi petani menjadi prioritas yang akan dibahas lebih lanjut antara Kementerian Pertanian dan perguruan tinggi terkait.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling di Posko Gempa NTT
Pemerintah menggelar trauma healing dan perpustakaan keliling di posko GOR Samador, Sikka pada 19 Agustus 20...
UKWR ke-54: RRI Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
RRI menggelar UKWR ke-54 pada 19-20 Agustus 2026 di Auditorium M untuk meningkatkan profesionalisme 71 jurna...
KRI Bung Hatta Kirim Bantuan Logistik ke Manggarai NTT
KRI Bung Hatta berangkat 18 Agustus 2026 dari Labuhan Bajo ke Reok membawa logistik untuk korban gempa 7,7 d...
Polri Kirim Logistik untuk Korban Gempa Flores, Ini Daftar Bantuannya
Polri mengirim bantuan logistik ke Pulau Flores pada 18–19 Agustus 2026: beras, minyak, sembako, dan mainan...
BGN Siagakan SPPG, Prioritaskan Warga dan Kelompok Rentan di NTT
BGN perintahkan SPPG tingkatkan kesiapsiagaan di NTT agar distribusi makanan dan pemenuhan gizi warga terdam...
TNI AU Kerahkan 6 Pesawat Angkut Kirim Bantuan ke NTT
TNI AU mengerahkan enam pesawat angkut sejak 17 Agustus 2026 untuk mengirim bantuan logistik ke Labuan Bajo...