12.957 Pelamar Ikuti Rekrutmen 748 PJL KAI
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 12.957 pelamar mengikuti rekrutmen untuk 748 Penjaga Jalan Lintasan (PJL) pada tahap pertama. Pengumuman pendaftaran dirilis pada 7 Agustus 2026 di Jakarta sebagai upaya memperkuat keselamatan perjalanan kereta di wilayah operasional.
Rekrutmen dan tujuan
Proses seleksi ini bertujuan menambah personel yang berjaga di titik perlintasan. Kandidat yang lolos akan memperkuat 2.126 petugas yang saat ini sudah bertugas di lapangan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan proses seleksi masih berjalan dan akan menempatkan petugas sesuai kebutuhan titik perlintasan.
Setiap petugas yang nantinya bertugas memegang tanggung jawab penting karena berada langsung pada titik pertemuan antara perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat,
Status perlintasan di lapangan
Data internal KAI menunjukkan total 3.888 titik perlintasan sebidang di seluruh wilayah operasional. Dari jumlah tersebut, sebagian sudah diawaki petugas sementara yang lain belum.
| Jenis | Jumlah |
|---|---|
| Total perlintasan sebidang | 3.888 |
| Status dijaga | 2.112 |
| Status tidak dijaga | 1.776 |
| Perlintasan resmi | 2.799 |
| Perlintasan liar | 1.089 |
| Perpotongan tidak sebidang (layang/underpass) | 564 |
Penanganan prioritas dan langkah di lapangan
KAI melaporkan telah menyelesaikan penanganan untuk 172 perlintasan prioritas. Penataan di lapangan dilakukan bertahap bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Anne juga menegaskan bahwa keputusan penataan lokasi disesuaikan hasil evaluasi lapangan. Pilihan bisa berupa penambahan penjagaan, penataan akses, atau penutupan jika diperlukan.
Angka kecelakaan dan imbauan keselamatan
Per 31 Juli 2026, tercatat 151 kecelakaan di perlintasan sebidang, turun 11 persen dibanding 2025. Namun KAI menilai kedisiplinan pengguna jalan tetap menjadi faktor penentu keselamatan.
KAI memperkuat petugas, menata perlintasan, dan melanjutkan penutupan titik berisiko. Namun data 87 persen menunjukkan bahwa disiplin pengguna jalan tetap sangat menentukan,
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menambahkan bahwa tindakan nekat menerobos palang atau pintu perlintasan menyebabkan 132 kejadian kecelakaan di seluruh wilayah operasional.
PJL menjalankan tugas untuk membantu menjaga keselamatan di perlintasan, KAI bersama pemerintah terus menata titik-titik berisiko, dan masyarakat memiliki peran besar melalui kedisiplinan. Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan aman, lalu melintas. Kami ingin setiap perjalanan berakhir dengan selamat dan setiap orang dapat kembali kepada keluarganya,
Prospek ke depan
Seleksi PJL masih berlangsung dan penempatan akan mengikuti kebutuhan operasional tiap titik. KAI juga akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...
Indonesia Kuasai 0,9% Pasar Ekspor Bambu, Kemenperin Dorong Penguatan Hulu
Kemenperin sebut Indonesia kuasai 0,9% pasar ekspor bambu global; AKB 2026 digelar untuk perkuat pasokan dan...