Jasa Marga Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jabodetabek
PT Jasa Marga melakukan rekonstruksi perkerasan pada beberapa ruas tol di Jabodetabek mulai 24 Agustus hingga 1 September 2026. Pekerjaan berlangsung bertahap di Ruas Tol Jagorawi, JORR, dan Jakarta–Tangerang untuk menjaga kualitas jalan dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selama proses, sejumlah lajur dan akses akan ditutup sementara sehingga pengendara diminta menyesuaikan rute dan waktu perjalanan.
Jadwal dan lokasi rekonstruksi
Pekerjaan dijadwalkan sesuai kondisi lalu lintas untuk meminimalkan gangguan. Berikut rinciannya:
- Ruas Tol Jagorawi (arah Jakarta): On Ramp Sentul 2 KM 25+375–KM 25+225 (Lajur 1), 26 Agustus pukul 10.00 WIB–29 Agustus pukul 05.00 WIB.
- JORR E: On Ramp Cikunir 1, On Ramp Kalimalang 1, dan Off Ramp Cakung Barat, 24–28 Agustus 2026.
- Rekonstruksi lanjutan di Off Ramp Bambu Apus KM 17+850–KM 18+780 dan On Ramp Cakung Timur, 28–31 Agustus 2026.
- JORR W2S: On Ramp dan Off Ramp Veteran 1 serta Off Ramp Bintaro Viaduct, 24–28 Agustus; Off Ramp Pondok Ranji 28–31 Agustus 2026.
- Ruas Tol Jakarta–Tangerang (arah Tangerang): KM 16+670–KM 16+705 pada 25–28 Agustus dan KM 12+575–KM 12+665 pada 28–31 Agustus.
- Ruas yang mengarah ke Jakarta: KM 26+245–KM 26+220 mulai 30 Agustus pukul 06.00 WIB sampai 1 September pukul 05.00 WIB.
Dampak operasi dan pengaturan lalu lintas
Jasa Marga menegaskan operasional jalan tetap berjalan selama rekonstruksi, meski beberapa lajur ditutup sementara. Penutupan diberlakukan hanya pada titik yang sedang dikerjakan dan disesuaikan waktunya agar tidak mengganggu arus puncak secara signifikan.
“Selama pekerjaan berlangsung, lajur maupun akses yang menjadi lokasi rekonstruksi akan ditutup sementara,”
Perusahaan juga mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi pekerjaan. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan untuk menjaga keselamatan bersama.
“Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal jalan tol. Sekaligus menjaga kualitas perkerasan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan,”
“Pengguna jalan juga diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar,”
Catatan dan saran perjalanan
Pengendara disarankan memeriksa kondisi lalu lintas sebelum berangkat dan mempertimbangkan rute alternatif saat melintasi titik-titik rekonstruksi. Perencanaan waktu perjalanan dapat membantu mengurangi risiko keterlambatan akibat penutupan lajur sementara.
Jadwal ini bersifat terencana dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan. Pengguna jalan dianjurkan mengikuti informasi resmi dari pengelola jalan tol untuk pembaruan jadwal dan pengalihan arus.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Presiden Resmikan PLTS 100 GWp: Dampak Ekonomi dan Lingkungan
Program PLTS 100 GWp diresmikan Presiden; diproyeksikan hemat Rp73,9 triliun/tahun, ciptakan 5,5 juta pekerj...
PLTS 100 GWp: Investasi $73 Miliar, Hemat Subsidi & 5,5 Juta Kerja
Pemerintah luncurkan PLTS 100 GWp di Bali; dibutuhkan US$73 miliar, hemat subsidi Rp73,9 triliun dan ciptaka...
Diresmikan Prabowo, Program PLTS 100 GWp Butuh Investasi Rp1.140 T
Presiden Prabowo meluncurkan program PLTS 100 GWp di Gilimanuk pada 25 Agustus 2026, dengan investasi diperk...
Gebyar Kuliner Halal Gang Senggol Masih Ramai di Margo City
Gebyar Kuliner Halal di Margo City, Depok, tetap ramai pada hari terakhir (25 Agustus 2026) dengan antrean d...
Polda Sumsel Jadikan Desa Garis Depan Pencegahan Karhutla
Polda Sumatera Selatan menjadikan desa sebagai garis depan pencegahan karhutla dengan edukasi, deteksi dini,...
Prabowo: Selamat Maulid Nabi, Tetap Bekerja di Hari Libur
Presiden Prabowo mengucapkan selamat Maulid Nabi dan menegaskan tetap bekerja saat launching PLTS 100 GWp di...