Zulham: Hari Jadi ke-436 Medan Waktu Refleksi Pembangunan
Medan, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Zulham Efendi, meminta momentum Hari Jadi Kota Medan ke-436 pada 1 Juli 2026 dipakai untuk refleksi dan mempercepat penyelesaian persoalan publik. Pernyataan itu disampaikan usai Rapat Paripurna hari jadi di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/6).
Ajakan evaluasi capaian dan pekerjaan rumah
Zulham menilai peringatan ulang tahun kota tak cukup hanya seremoni. Menurutnya, pembangunan harus lebih berorientasi pada kebutuhan dan kualitas hidup warga. Ia menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah bersama pemangku kepentingan.
"Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Ini bukan sekadar momentum untuk merayakan usia kota, tetapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan apa yang masih harus diperbaiki demi menghadirkan Medan yang benar-benar menjadi kota yang aman, nyaman, maju, dan berkeadilan,"
Keamanan: kebutuhan dasar yang belum terpenuhi
Salah satu sorotan utama adalah masalah keamanan. Zulham menyebut aksi begal, tawuran antarkelompok, geng motor, dan kejahatan jalanan masih menciptakan ketidaknyamanan bagi warga.
"Keamanan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah bersama aparat penegak hukum harus semakin memperkuat langkah-langkah pencegahan, penegakan hukum, serta pembinaan generasi muda agar angka kriminalitas dan tawuran dapat ditekan,"
Banjir dan infrastruktur
Persoalan banjir menjadi keluhan berulang saat musim hujan. Zulham menilai penanganan saat ini bersifat sementara dan menuntut solusi jangka panjang seperti perbaikan drainase, normalisasi sungai, dan pemeliharaan jalan lingkungan.
Ia menegaskan perlunya prioritas pembangunan yang berkelanjutan agar genangan tidak terus berulang tiap musim hujan.
Pelayanan publik dan birokrasi
Di bidang layanan publik, Zulham mendesak reformasi birokrasi untuk meningkatkan kecepatan, transparansi, dan kemudahan layanan. Ia menyoroti pentingnya digitalisasi pelayanan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Birokrasi harus menjadi pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Digitalisasi pelayanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan profesional,"
Transportasi, pendidikan, dan ekonomi
Soal kemacetan, Zulham menyarankan penguatan transportasi publik, rekayasa lalu lintas efektif, dan pembangunan infrastruktur di titik padat. "Kita membutuhkan penguatan transportasi publik, rekayasa lalu lintas yang efektif, serta pembangunan infrastruktur transportasi yang mampu mengurangi kemacetan di titik-titik padat Kota Medan," ujarnya.
Untuk pendidikan, ia menekankan investasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan, fasilitas sekolah, dan kesejahteraan tenaga pendidik. Di sektor ekonomi, Zulham mendorong dukungan bagi pelaku UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan iklim investasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
"Pertumbuhan ekonomi harus mampu dirasakan seluruh lapisan masyarakat. UMKM harus terus diberdayakan, lapangan kerja diperluas, dan iklim investasi dijaga agar mampu mendorong kesejahteraan warga Kota Medan,"
Dengan sejumlah sorotan tersebut, Zulham mengajak pemerintah kota memprioritaskan program yang memberikan dampak nyata. Evaluasi dan tindakan terukur diperlukan agar peringatan hari jadi menjadi titik awal perbaikan kualitas hidup warga Medan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
O2SN Sumut 2026: Seleksi Atlet SMA dan SMK Dimulai
Dinas Pendidikan Sumut menggelar Seleksi O2SN SMA/SMK 2026 di Medan dengan 248 peserta mencari bibit atlet u...
Sat Reskrim Polres Padanglawas Berbagi dengan Puluhan Anak Yatim
Sat Reskrim Polres Padanglawas menggelar kegiatan berbagi dengan puluhan anak yatim di Mako, Senin (29/6), s...
Polres Tapteng Tangkap Dua Tersangka dengan 1,27 Gram Sabu
Satresnarkoba Polres Tapanuli Tengah menangkap dua pria di Sorkam Barat dan menyita 1,27 gram sabu serta bar...
Bupati Labuhanbatu Ajak Keluarga 'Kembali ke Meja Makan' pada Harganas ke-33
Bupati Labuhanbatu pimpin Harganas ke-33 dan gaungkan gerakan "Kembali ke Meja Makan" untuk perkuat komunika...
TP PKK Pematangsiantar Monitoring Lomba Lingkungan Bersih Nagahuta
Ketua TP PKK Pematangsiantar memonitor Lomba Lingkungan Bersih di Nagahuta pada 29/6 untuk evaluasi dan doro...
Anak Pembunuh Ibu di Medan Divonis 5 Bulan Perawatan Psikologi
PN Medan menjatuhkan vonis perawatan psikologi 5 bulan bagi AL yang didakwa membunuh ibu kandungnya, dengan...