Merpati Bali Pertahankan Rekor Sempurna di Mandiri Kejurnas
Merpati Bali mempertahankan rekor sempurna di kategori putri U-16 Mandiri Kejurnas Antarklub 2026 setelah mengalahkan Garuda Padang 66-18. Pertandingan digelar di Sahabat Arena Semarang, Senin, 29 Juni 2026, dan menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi tim asal Bali itu.
Dominasi Sejak Awal
Merpati langsung memegang kendali sejak kuarter pertama. Mereka unggul 24-3 pada kuarter pembuka dan memperlebar jarak menjadi 42-8 saat turun minum.
Selepas jeda, Merpati terus menjaga ritme permainan dengan disiplin pertahanan dan transisi cepat. Garuda Padang berusaha mengejar tetapi tak mampu membendung tekanan lawan.
Detail Skor per Kuarter
| Kuarter | Merpati Bali | Garuda Padang |
|---|---|---|
| 1 | 24 | 3 |
| 2 (HT) | 42 | 8 |
| 3 | 54 | 15 |
| 4 (FT) | 66 | 18 |
Pemain Berpengaruh
Penampilan individu menjadi faktor penentu kemenangan Merpati. Pande Kadek tampil menonjol dengan catatan 12 poin, 5 rebound, dan 5 steal. Kontribusinya kunci dalam menjaga intensitas pertahanan dan mempercepat serangan balik.
Dari pihak Garuda Padang, kontribusi terbaik datang dari Macenzie Alycia yang membukukan 6 poin dan 3 rebound sepanjang laga.
Langkah Berikutnya
Setelah pertandingan, tim Merpati merencanakan sesi evaluasi melalui analisis video. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyusunan strategi untuk laga berikutnya agar tren positif tetap terjaga.
Dengan catatan tiga kemenangan beruntun, Merpati kini menempati posisi nyaman di klasemen sementara putri U-16. Tim harus mempertahankan performa untuk memastikan finis kuat hingga babak akhir turnamen.
Catatan: Hasil dan statistik yang tercantum merupakan rekap resmi pertandingan Mandiri Kejurnas Antarklub 2026 di Sahabat Arena Semarang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Nagelsmann: Jerman Tak Lagi Tim Kelas Dunia
Nagelsmann sebut Jerman tak lagi tim kelas dunia setelah tersingkir di Piala Dunia 2026; ia siap tetap melat...
Moriyasu Minta Maaf usai Jepang Tersingkir Piala Dunia 2026
Hajime Moriyasu meminta maaf setelah Jepang kalah 1-2 dari Brasil dan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia m...
Mazraoui: Kemenangan atas Belanda Pengakuan Besar untuk Maroko
Noussair Mazraoui menyebut kemenangan adu penalti atas Belanda sebagai pengakuan besar bagi Maroko usai laga...
Kai Havertz Minta Maaf Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia
Kai Havertz meminta maaf usai Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti 3-...
Guntara Bersaudara Raih Dua Gelar di IBL 2026
M. Fhirdan bawa Bogor Hornbills juara IBL 2026 dan kini koleksi gelarnya sejajar dengan kakaknya Reza, yang...
Menpora Apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026 dan Dorong Memasyarakatkan Olahraga
Menpora Erick Thohir apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026 di Polda Metro Jaya, dorong memasyarakatkan olahrag...