Menpora Apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026 dan Dorong Memasyarakatkan Olahraga
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Pekan Olahraga Polri 2026 yang berlangsung di Polda Metro Jaya pada Minggu, 28 Juni 2026. Ia menilai kegiatan ini penting untuk memperluas ruang kompetisi dan membangun budaya olahraga di masyarakat.
Alasan apresiasi dan peran Polri
Erick menekankan bahwa pembangunan olahraga nasional tidak bisa hanya dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Keterlibatan institusi lain, seperti Polri, dinilai memperkuat ekosistem olahraga nasional.
"Pembangunan olahraga nasional tidak bisa dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri. Karena itu saya menyambut baik keterlibatan Polri dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala besar,"
Potensi atlet dan arah pembinaan
Menurut Menpora, semakin banyak kegiatan kompetisi yang digelar, semakin besar peluang munculnya atlet berprestasi. Pada Pekan Olahraga Polri dipertandingkan sejumlah cabang olahraga yang sejalan dengan arah pembinaan nasional.
Dengan begitu, ajang internal institusi juga berfungsi sebagai wahana identifikasi talenta baru yang kemudian dapat diarahkan ke pembinaan lebih serius.
Sportivitas sebagai pembentuk karakter
Erick juga memberi pesan kepada para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Ia menilai sportivitas bukan sekadar nilai pertandingan, melainkan bagian penting dari pembentukan karakter atlet.
"Karena itulah bagian dari jiwa raga kalian dalam membangun karakter yang baik,"
Memasyarakatkan olahraga dan manfaat kesehatan
Selain sebagai kompetisi, Pekan Olahraga Polri menurut Menpora berkontribusi pada gerakan memasyarakatkan olahraga. Ia menyebut kegiatan ini membantu masyarakat aktif bergerak dan meningkatkan kesehatan publik.
"Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan,"
Sejalan dengan hal itu, Kemenpora mendorong perluasan kegiatan car free day (CFD) ke lebih banyak daerah. CFD dinilai dapat menjadi ruang publik sehat sekaligus mendorong partisipasi olahraga masyarakat.
Implikasi dan langkah ke depan
Apresiasi Menpora menunjukkan sinergi antarlembaga dinilai krusial untuk pengembangan olahraga. Ke depan, perlu kelanjutan kolaborasi antara pemerintah dan institusi seperti Polri agar program olahraga skala besar berkelanjutan.
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membangun budaya hidup aktif dan mengurangi beban biaya kesehatan masyarakat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Grand Final Indonesian Pingpong League 2026 di TSM Cibubur
Grand Final Indonesian Pingpong League 2026 digelar di Trans Studio Mall Cibubur; kompetisi melebar jadi 47...
Perbasi Panggil 8 Pemain Timnas Basket 3x3 untuk Asian Games 2026
Perbasi memanggil delapan pemain Timnas Basket 3x3 putra; akan dikerucutkan menjadi empat pemain untuk tampi...
Chiesa Absen Latihan, Masa Depan di Liverpool Diragukan
Federico Chiesa absen saat latihan Liverpool di AXA Training Center (19 Agustus), menimbulkan tanda tanya me...
Rachel/Febi Lolos Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju ke perempat final BWF 2026 setelah lawan Jepang mundur karena...
Bejlek Singkirkan Sabalenka di Cincinnati, Menang 7-6 6-4
Sara Bejlek mengalahkan Aryna Sabalenka 7-6, 6-4 di Cincinnati (20 Agustus 2026), meraih kemenangan terbesar...
Bettencourt Resmi Jadi Pelatih Timnas Tanjung Verde
Humberto Bettencourt ditunjuk sebagai pelatih kepala Tanjung Verde menggantikan Bubista; tugas utamanya memp...