Van der Vaart Kritik Performa Frenkie de Jong usai Belanda Tersingkir
Rafael van der Vaart mengecam penampilan Frenkie de Jong setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah dari Maroko lewat adu penalti 2-3 pada babak 32 besar, Minggu dini hari di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko. Menurut Van der Vaart, De Jong gagal mengendalikan lini tengah sehingga Belanda — De Oranje — kalah duel dan akhirnya gugur.
Kritik terhadap penampilan Frenkie de Jong
Van der Vaart menyebut penampilan De Jong sebagai salah satu faktor utama kegagalan Belanda. Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit, tetapi Maroko menang di adu penalti 3-2. Van der Vaart menilai De Jong tampil jauh di bawah standar dan tidak mampu memberi pengaruh di area penting pertandingan.
"De Jong memainkan pertandingan terburuk yang pernah saya lihat darinya. Penampilannya benar-benar mengecewakan,"
Maroko kuasai lini tengah
Legenda Belanda itu menilai penguasaan lini tengah menjadi kunci. Ia memuji trio gelandang Maroko yang menurutnya mendominasi jalannya laga dan membuat permainan Belanda kesulitan membangun serangan.
- Ayyoub Bouaddi
- Azzedine Ounahi
- Neil El Aynaoui
"Lini tengah selalu menjadi tempat sebuah pertandingan ditentukan, Maroko benar-benar mendominasi,"
Soal taktik: kritik untuk Ronald Koeman
Selain menyorot pemain, Van der Vaart juga mempertanyakan keputusan pelatih Ronald Koeman. Ia mempertanyakan pilihan Koeman yang hanya memainkan dua gelandang pada menit-menit penting. Menurutnya, formasi tersebut membuat Belanda kalah jumlah di lini tengah dan sulit menguasai permainan.
Dampak hasil dan jadwal selanjutnya
Kekalahan ini memupus langkah Belanda di Piala Dunia 2026 dan mengantar Maroko ke babak 16 besar. Singa Atlas dijadwalkan menghadapi Kanada untuk memperebutkan tiket perempat final pada Minggu, 5 Juli 2026 dini hari WIB.
Hasil ini membuka diskusi lebih luas mengenai kebutuhan perubahan taktik dan komposisi pemain Timnas Belanda jelang turnamen-turnamen besar berikutnya. Kritikan keras dari figur seperti Van der Vaart dipastikan memicu evaluasi internal bagi tim pelatih serta pemain.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Bogor Hornbills Juara IBL GoPay 2026 Usai Menangi Game 5
Bogor Hornbills juara IBL GoPay 2026 setelah menaklukkan Pelita Jaya di Game 5 Final, 28 Juni 2026 di PJ Are...
Janice Tjen Singkirkan Fernandez dan Melaju di Wimbledon 2026
Janice Tjen menyingkirkan Leylah Fernandez 6-1, 7-6(3) dan melaju ke putaran kedua Wimbledon 2026 setelah ta...
Paraguay Tetapkan 30 Juni Libur Nasional Usai Singkirkan Jerman
Presiden Paraguay menetapkan 30 Juni 2026 sebagai hari libur nasional setelah timnas Paraguay menyingkirkan...
Gustavo Alfaro Puji Paraguay Usai Singkirkan Jerman
Paraguay singkirkan Jerman lewat adu penalti di Massachusetts, 30 Juni 2026. Pelatih Gustavo Alfaro memuji p...
Ancelotti Simpan Neymar, Brasil Menang Dramatis 2-1 atas Jepang
Ancelotti memilih tak memainkan Neymar saat Brasil menang 2-1 atas Jepang; keputusan berubah setelah gol Cas...
Maroko Tumbangkan Belanda lewat Adu Penalti, Lolos ke 16 Besar
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 di Monterrey, 30 Juni 2026; skor 1-1 hingga extra time.