Festival Layang-layang Purworejo Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal
Festival Layang-layang Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4-5 Juli 2026 di Pantai Ketawang, Purworejo, dan diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi setempat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan ribuan wisatawan.
Peserta dan prediksi kunjungan
Penyelenggara menyebut festival akan menghadirkan peserta dari tingkat nasional dan internasional. Pendaftaran kompetisi telah ditutup, menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta.
"Untuk pendaftaran peserta, karena kita melalui jalur koneksi dan jaringan nya teman-teman, networknya teman-teman, keluarga, saat ini sudah kita close. Mendapatkan 24 peserta dari lokal atau nasional, 27 peserta local, dan 4 peserta layang internasional,"
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, mengatakan ribuan pengunjung diperkirakan memadati kawasan pesisir selama dua hari pelaksanaan.
Peran UMKM dan penataan lapak
Panitia menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan makanan dan produk khas daerah. Penataan lapak dilakukan agar aktivitas niaga tertib dan pengunjung nyaman saat berkeliling.
"Mereka akan menggelar produk makanan lokal dan makanan khas Grabag dan Ketawang tentunya, daerah lokal juga ada kelompok wanita tani yang juga akan menyediakan produk hijau atau sayur mayur. Lalu untuk UMKM serta pedagang umum kami memberikan tempat atau disediakan lapak, yang sudah diidentifikasi dan diberikan identitas jadi cukup tertib nanti bagaimana para penjual menjajakan dagangannya,"
Keselamatan dan aturan aktivitas layang-layang
Aspek keselamatan menjadi prioritas. Selama lomba, pengunjung dilarang menerbangkan layang-layang di arena kompetisi untuk mengurangi risiko tabrakan dan gangguan pada peserta.
"Kami melarang pengunjung untuk menaikan layang-layang sendiri di lokasi tersebut, tapi bagi yang ingin tetap bermain layang-layang disekitar Pantai, ada area aman bagi mereka untuk menaikan layang-layang tentunya, dengan ketinggian yang kami batas. Jadi sesuai dengan aturan dari operitas bandara, kami tidak boleh menaikan layang-layang yang lebih tinggi dari 100 meter ketinggiannya seperti itu,"
Biaya masuk dan harapan pemerintah daerah
Pengunjung dikenai biaya masuk dan parkir yang terjangkau untuk mendorong kunjungan. Rincian tarif sebagai berikut:
- Tiket masuk: Rp5.000 per orang
- Parkir roda dua: Rp5.000
- Parkir roda empat: Rp10.000
Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap event tahunan ini menjadi penggerak ekonomi kreatif dan memperkuat daya tarik wisata daerah. Festival juga dimanfaatkan untuk mempromosikan produk lokal dan memberi ruang bagi pelaku usaha mikro untuk tumbuh.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Pemain 'Samuel' Ungkap Gugup Saat Premiere, Disambut Positif
Pemain serial Samuel gugup saat premiere di Jakarta (27 Juni 2026), namun respons penonton yang positif akhi...
Saskia dan Fadi Bersyukur, Serial Samuel Raih Sambutan Positif
Saskia dan Fadi bersyukur serial WeTV Original "Samuel" mendapat sambutan positif; mereka sempat gugup karen...
Sinopsis Avatar Musim 2: Aang Menuju Ba Sing Se, Toph Jadi Guru
Sinopsis singkat Avatar Musim 2: Aang, Katara, dan Sokka tiba di Ba Sing Se; Toph jadi guru tanah sementara...
Sinopsis Film Supergirl: Plot, Pemeran, dan Konflik Antarbintang
Sinopsis film Supergirl: Kara Zor-El (Milly Alcock) berkelana antarplanet, hadapi penjahat Krem dan perjuang...
‘Avatar: The Last Airbender’ Siapkan Season 3 sebagai Penutup
Serial live-action 'Avatar' melanjutkan ke musim ketiga sebagai penutup; produksi selesai dan cerita akan me...
Youngjae Cedera Otot Paha, Tetap Tampil di Konser TWS Seoul
Youngjae cedera otot paha kiri saat latihan, namun akan tetap tampil di konser Seoul pada 27-28 Juni 2026 de...