Gustavo Alfaro Puji Paraguay Usai Singkirkan Jerman
Paraguay melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menyingkirkan Jerman melalui adu penalti, Selasa, 30 Juni 2026, di Massachusetts. Laga berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit, lalu ditentukan lewat tendangan penalti yang berakhir dramatis hingga penendang keenam. Kemenangan itu menjadi tonggak penting bagi Paraguay di fase gugur turnamen.
Jalannya pertandingan
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Paraguay berhasil menahan serangan Jerman dan membalas melalui gol yang membuat skor sama kuat. Perpanjangan waktu tak mampu memisahkan kedua tim sehingga adu penalti menjadi penentu.
Dalam duelnya, Paraguay sempat menyia-nyiakan dua kesempatan untuk mengunci kemenangan. Namun, penyelamatan kiper Orlando Gill menjadi penentu yang membawa timnya lolos.
Pujian dari Gustavo Alfaro
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, memuji kerja keras dan konsentrasi pemainnya sepanjang 120 menit. Ia menilai lawan yang dihadapi adalah salah satu unggulan turnamen sehingga timnya harus tampil penuh determinasi.
"Kami menjalani pertandingan dengan intensitas yang sangat tinggi. Kami tahu menghadapi salah satu unggulan juara, tim dengan kualitas luar biasa yang sebelumnya difavoritkan untuk menang."
Alfaro menambahkan bahwa tim berhasil menjalankan strategi yang disiapkan. Menurutnya, pemain bekerja keras untuk membatasi ruang gerak Jerman agar lawan kesulitan membangun permainan.
"Para pemain memahami dengan sempurna apa yang dibutuhkan pertandingan ini. Mereka bekerja sangat keras agar Jerman tidak menemukan ruang dan tidak bisa memainkan gaya bermain mereka."
Ia juga mengakui pertandingan menguras fisik, dipengaruhi pula oleh kondisi cuaca panas di lapangan. Alfaro menyebut tim kehilangan energi ketika menyerang karena intensitas duel dan suhu yang tinggi.
"Kami memang kekurangan dalam beberapa aspek, tetapi tuntutan pertandingan sangat tinggi. Suhu udara yang panas dan upaya terus-menerus untuk merebut bola membuat kami kehilangan banyak energi ketika menyerang."
Reaksi pemain dan makna kemenangan
Pencetak gol Paraguay, Julio Enciso, menyatakan timnya menghormati calon lawan berikutnya namun tak gentar menghadapi siapa pun. Ia menekankan mentalitas tim sebagai kunci keberhasilan mencetak kejutan.
"Mereka adalah tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain kelas dunia, semua orang tahu kualitas mereka. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapinya."
Enciso menambahkan bahwa Paraguay memiliki kekuatan sendiri yang bisa menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya.
Konsekuensi dan peluang ke depan
Kemenangan ini tercatat sebagai kemenangan kedua Paraguay di fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah. Selanjutnya, Paraguay berpeluang menghadapi Les Bleus jika Prancis berhasil menaklukkan Swedia.
Langkah Paraguay mendapat sambutan hangat dari publik, dan tim kini harus memulihkan kondisi fisik serta mempersiapkan taktik untuk laga yang berpotensi jauh lebih berat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Maroko Tumbangkan Belanda lewat Adu Penalti, Lolos ke 16 Besar
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 di Monterrey, 30 Juni 2026; skor 1-1 hingga extra time.
Norwegia vs Pantai Gading: Haaland Siap Bawa Løvene ke 16 Besar
Norwegia akan melawan Pantai Gading di Dallas 1 Juli 2026; Haaland kembali setelah istirahat dan kedua tim s...
Belanda Pertanyakan Wasit usai Sikutan pada Van Hecke di Piala Dunia
Belanda mempertanyakan keputusan wasit setelah Jan Paul van Hecke disikut dan VAR tak meninjau ulang pada la...
Brasil 2-1 Jepang: Neymar Sindir Joachim Clement Usai Lolos 16 Besar
Brasil menang 2-1 atas Jepang dan lolos ke 16 besar; Neymar menyindir prediksi Joachim Clement lewat unggaha...
Travin Thibodeaux Raih League & Finals MVP IBL 2026
Travin Thibodeaux jadi League dan Finals MVP IBL 2026, mengantar Bogor Hornbills juara setelah musim reguler...
Havertz: Jerman Kini Tim Kelas Dua Usai Tersingkir di Piala Dunia
Kai Havertz menyebut Timnas Jerman turun ke "tim kelas dua" setelah tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia...