Olahraga

Jerman & Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Bagikan:
Jerman dan Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti

Jerman dan Belanda tersingkir secara dramatis dari Piala Dunia 2026 setelah kedua tim kalah melalui adu penalti di babak 32 besar. Jerman gugur oleh Paraguay di Foxborough, Massachusetts, pada Selasa, 29 Juni 2026 dini hari WIB, sementara Belanda ditundukkan Maroko di Monterrey pada Selasa, 30 Juni 2026 pagi WIB.

Jerman kalah lewat adu penalti

Jerman dan Paraguay bermain imbang 1-1 hingga 120 menit di Stadion Gillette, sebelum Paraguay menang 4-3 dalam adu penalti. Julio Enciso membuka keunggulan Paraguay pada babak pertama, sedangkan Kai Havertz menyamakan pada babak kedua untuk memaksa pertandingan berlanjut.

Pada extra time, Jerman sempat mengira memegang kemenangan lewat sundulan Jonathan Tah. Namun gol itu dianulir setelah Video Assistant Referee (VAR) menilai terjadi pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill. Adu penalti berakhir pahit bagi Die Mannschaft, karena tiga eksekutor gagal mengeksekusi sehingga Paraguay lolos.

Belanda digagalkan Maroko di Monterrey

Beberapa jam kemudian, Belanda dan Maroko juga harus menentukan nasib lewat adu penalti setelah bermain 1-1 hingga perpanjangan waktu. Cody Gakpo sempat membawa Belanda unggul pada menit ke-72, namun Issa Diop menyamakan pada masa injury time menit ke-91.

Selama 30 menit extra time, kedua tim minim peluang bersih sehingga laga dilanjutkan ke adu penalti. Kiper Maroko, Yassine Bounou, tampil krusial dengan menggagalkan eksekusi Crysencio Summerville. Ismael Saibari lalu memastikan kemenangan Maroko lewat penalti yang tak terjangkau Bart Verbruggen.

Dampak dan prospek

Hasil ini membuat Paraguay dan Maroko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sementara itu, Jerman dan Belanda harus menerima tersingkir lebih awal dalam salah satu malam paling mengejutkan turnamen.

Untuk Jerman, kekalahan ini menambah catatan pahit: itu merupakan pertama kalinya mereka kalah melalui adu penalti di ajang Piala Dunia. Bagi Maroko, kemenangan melanjutkan tren positif mereka dan menguatkan target ambisius menuju babak akhir, setelah sejarah semifinal pada edisi 2022.

Kepergian dua raksasa Eropa ini mengubah dinamika bagian knockout dan membuka peluang kejutan lain bagi tim-tim yang lolos ke fase selanjutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait