Lokal

Sekda Minta Percepatan Realisasi Anggaran Aceh untuk Capai Target 2026

Bagikan:
Sekretaris Daerah Aceh memimpin rapat percepatan realisasi anggaran

Banda Aceh — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran agar target pembangunan Pemerintah Aceh tahun 2026 tercapai sesuai rencana. Pernyataan itu disampaikan menyusul capaian realisasi keuangan hingga 26 Mei 2026 yang menunjukkan kinerja positif namun masih beragam antar perangkat daerah.

Capaian realisasi keuangan per 26 Mei 2026

Pemerintah Aceh mencatat realisasi keuangan sebesar 30,65 persen atau Rp3,555 triliun dari total APBA 2026 Rp11,6 triliun per 26 Mei 2026. Angka ini melampaui target akhir Mei yang dipatok pada 29,23 persen, sehingga menghasilkan deviasi positif sebesar 1,42 persen.

Capaian agregat tersebut dinilai sebagai sinyal awal yang baik, namun distribusi realisasi antar SKPA tidak merata. Beberapa perangkat daerah sudah menunjukkan penyerapan anggaran yang cukup tinggi, sementara sebagian lain masih tertinggal.

Peringatan untuk SKPA dengan realisasi rendah

Nasir mengingatkan sejumlah SKPA dan biro yang realisasinya berada di bawah target untuk segera mempercepat pelaksanaan kegiatan dan melengkapi administrasi pendukung. Langkah ini penting agar anggaran dapat terserap dan program pelayanan publik tidak tertunda.

"Percepatan realisasi anggaran penting agar program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan optimal sesuai target," ujar Nasir.

Ia meminta SKPA memperkuat koordinasi teknis, memprioritaskan pekerjaan yang siap dilaksanakan, dan menyelesaikan hambatan administrasi yang menghambat pencairan atau pelaksanaan kegiatan.

Target akhir Juni dan strategi percepatan

Pemerintah Aceh menetapkan target realisasi keuangan hingga akhir Juni 2026 sebesar 38,31 persen. Untuk mencapai angka tersebut, Nasir menginstruksikan beberapa langkah prioritas:

  • Mempercepat kontrak dan pelelangan yang tertunda.
  • Prioritaskan pembayaran atas pekerjaan yang sudah selesai.
  • Perkuat koordinasi antar SKPA untuk pemindahan anggaran yang perlu dioptimalkan.
  • Meningkatkan pengawalan administrasi agar proses penyerapan tidak terhambat oleh kekurangan dokumen.

Langkah-langkah ini ditujukan untuk mengurangi deviasi tinggi pada perangkat daerah tertentu dan mendorong realisasi agregat sesuai target triwulan berikutnya.

Implikasi dan prospek ke depan

Nasir berharap seluruh jajaran Pemerintah Aceh dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja positif tersebut sehingga target pembangunan dan pelayanan publik tahun 2026 tercapai tepat waktu dan berdampak nyata bagi masyarakat. Keberlanjutan penyerapan anggaran akan menentukan laju proyek infrastruktur, layanan sosial, dan program-program prioritas daerah sepanjang sisa tahun anggaran.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait