Raka Prabowo: Kebijakan Teknologi Harus Berdampak untuk Rakyat
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menegaskan kebijakan teknologi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Digital Leadership Academy bagi pimpinan TVRI di Depok, Senin, 3 Agustus 2026. Raka meminta pimpinan media mengedepankan kepentingan publik dalam setiap kebijakan dan praktik kerja.
Inti pesan untuk pimpinan media
Raka Prabowo menekankan penguasaan teknologi penting bagi pimpinan media. Namun ia mengingatkan, tugas di balik teknologi tidak boleh dilupakan. "Filosofi sebagai abdi negara juga harus kita dalami, kita digaji oleh rakyat, dan diangkat oleh uang pajak", katanya, seraya mengajak agar kebijakan diarahkan pada manfaat sosial.
"Jadi, kita harus membuat kebijakan dan pekerjaan kita berdampak untuk masyarakat."
Tantangan algoritma dan kualitas konten
Wamenkomdigi juga mengingatkan soal pengaruh algoritma platform digital. Ia mengatakan algoritma sering memberi insentif pada konten yang memancing emosi lebih dari kebenaran. Menurut Raka, hal ini menuntut kesadaran kebijakan agar media tidak semata-mata mengikuti viralitas.
"Algoritma memberi insentif pada konten yang paling memancing emosi, bukan yang paling benar. Ini butuh kesadaran sebagai pemilik kebijakan, kita bukan mencari sesuatu yang lagi ramai,"
Penguatan kepemimpinan digital
Dalam sambutannya Raka mendorong penguatan kepemimpinan digital di tubuh TVRI. Ia menyebutkan perkembangan Artificial Intelligence (AI) menuntut peningkatan kapasitas pimpinan dan kualitas sumber daya manusia. Dengan begitu, transformasi media dalam era algoritma dan AI bisa dijawab secara tepat.
"Penting untuk hadir di acara ini karena acara ini adalah untuk membangun manusia. Kita semua masih belajar,"
Raka menutup dengan seruan agar pimpinan media terus menambah wawasan teknologi. "Penting bagi kita untuk terus belajar dan belajar," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026. Pernyataan ini menegaskan perlunya keseimbangan antara kecakapan teknis dan tanggung jawab publik.
Impikasi ke depan
Pesan Wamenkomdigi memberi arah bagi media publik untuk memperkuat kapabilitas digital tanpa mengorbankan integritas. Ke depan, kapasitas kepemimpinan dan literasi teknologi akan menentukan bagaimana media melayani kepentingan rakyat di era digital.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pendaftaran War Tiket Upacara HUT ke-81 di Istana Dibuka
Pendaftaran war tiket untuk Upacara HUT ke-81 di Istana Merdeka dibuka 5-7 Agustus 2026. Kuota 8.100 tiket,...
Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih di Rumah Saat HUT RI
Pengibaran bendera wajib setiap 17 Agustus sesuai UU No.24/2009; atur waktu, tata cara, larangan, dan dukung...
BMKG Perkuat Peringatan Dini Hadapi El Nino Kuat 2026
BMKG memperkuat sistem peringatan dini dan pendekatan "From Early Warning to Early Action" menjelang El Nino...
Filosofi Lomba Makan Kerupuk: Simbol Perjuangan dan Kebersamaan
Lomba makan kerupuk jadi simbol perjuangan dan kebersamaan dalam perayaan HUT RI, tumbuh sejak 1950-an sebag...
Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari yang Bangkitkan Santri
KH Hasyim Asy'ari mengeluarkan Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang menggerakkan ribuan santri mempertahankan...
Pertempuran Surabaya 10 November: Kronologi, Tokoh, dan Fakta
10 November 1945: pertempuran Surabaya menandai perlawanan besar terhadap pasukan Sekutu, korban besar dan s...