Bapenda Medan Percepat Sosialisasi QRESTO untuk Optimalkan PAD
Medan — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, menyatakan Bapenda memperkuat upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah dengan mengimplementasikan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO). Pernyataan ini disampaikan usai Rapat Koordinasi Capaian Penerimaan Pajak Hotel, Restoran, dan Hiburan serta QRESTO pada Senin (27/7).
Implementasi QRESTO di Kota Medan
Bapenda menilai QRESTO dapat menjadi alat utama untuk memperbaiki pencatatan dan penyaluran pajak restoran. Sistem ini dirancang untuk membuat transaksi lebih transparan, akuntabel, dan efisien sehingga memudahkan pelaku usaha serta pihak pemerintahan dalam memantau aliran pajak.
Strategi sosialisasi door-to-door
Untuk mempercepat adopsi QRESTO, Bapenda melakukan pendekatan langsung ke pelaku usaha. Tim Bapenda, bersama tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Bank Sumut, mengunjungi restoran secara door-to-door untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme dan manfaat sistem.
- Mendemonstrasikan cara kerja QRESTO kepada wajib pajak restoran.
- Menjelaskan kemudahan administrasi dan prosedur implementasi.
- Memberikan panduan teknis dan dukungan awal bagi pengusaha.
Dampak yang diharapkan pada kepatuhan dan PAD
Bapenda berharap pendekatan ini meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Dengan transaksi tercatat rapi melalui QRESTO, penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan diharapkan dapat terus meningkat dan tersalurkan sesuai ketentuan.
"QRESTO tidak hanya memberikan kemudahan administrasi bagi pelaku usaha, tetapi juga menjamin transparansi transaksi sehingga pajak restoran yang dibayarkan masyarakat tercatat dan tersalurkan sesuai ketentuan. Melalui implementasi QRESTO, kami optimistis kepatuhan wajib pajak meningkat dan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dapat terus dioptimalkan," ujar M. Agha Novrian.
Kolaborasi dengan Bank Sumut dan langkah ke depan
Bapenda menegaskan akan melanjutkan sosialisasi secara bertahap. Pendekatan edukatif dan kolaboratif bersama Bank Sumut menjadi bagian dari strategi untuk memperluas implementasi QRESTO. Langkah ini juga diarahkan untuk mendukung tata kelola perpajakan daerah yang lebih modern.
Jika sosialisasi dan dukungan teknis berjalan konsisten, pemerintah daerah menargetkan perbaikan pencatatan pajak restoran yang berkelanjutan. Keberhasilan program ini dapat menjadi acuan bagi perluasan penerapan sistem sejenis pada sektor pajak lainnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...