Olahraga

PWI Aceh Sulap Basement Jadi Lokasi Nobar Piala Dunia 2026

Bagikan:
Basement kantor PWI Aceh disulap menjadi area nonton bareng Piala Dunia 2026 dengan layar lebar dan proyektor

PWI Aceh mengubah basement kantor menjadi lokasi nobar Piala Dunia 2026 untuk menyatukan wartawan dan mempererat silaturahmi, kata Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin saat dialog di Jakarta, Sabtu 13 Juni 2026.

Basement kantor disulap jadi arena nonton bareng

Basement kantor PWI Aceh disiapkan sebagai area nonton bareng dengan konsep lesehan. Ruang itu dilengkapi proyektor, layar lebar, fasilitas suara, dan atribut pendukung untuk menciptakan suasana menonton yang meriah.

"Kami sulap itu menjadi arena bagi kawan-kawan untuk ngumpul bareng sambil lesehan, menggunakan proyektor dengan layar lebar," ujar Nasir.

Tujuan utama: mempererat kebersamaan wartawan

Nasir mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah menyatukan wartawan yang selama ini menonton di lokasi berbeda-beda. Dengan berkumpul dalam satu tempat, para jurnalis bisa berinteraksi dan menjaga hubungan profesional antaranggota.

Ia menjelaskan inisiatif tersebut datang dari Seksi Wartawan Olahraga PWI Aceh sebagai upaya membangun wadah kebersamaan di tengah gelaran sepak bola terbesar di dunia.

Peserta, antusiasme, dan perhatian terhadap pertandingan

Antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 di Aceh sudah terasa beberapa pekan sebelum turnamen berlangsung. Menurut Nasir, banyak wartawan yang ingin ikut terlibat dalam kemeriahan acara tersebut.

Selain itu, perhatian peserta nobar tertuju pada tim-tim yang pernah menjuarai Piala Dunia. Kemenangan Korea Selatan atas Meksiko juga disebut menjadi daya tarik khusus bagi wartawan di Banda Aceh.

Rencana membuka kesempatan bagi masyarakat

Saat ini kegiatan nobar masih dikhususkan bagi anggota yang bernaung di bawah PWI. Namun Nasir membuka peluang untuk memperluas partisipasi di masa depan.

"Tapi tidak terlepas juga mungkin dalam waktu-waktu kedepan ini kita ikut membuka kesempatan ini ke orang masyarakat umum," kata Nasir.

Ia menambahkan kemungkinan untuk mengundang wartawan dari asosiasi lain maupun warga sekitar kantor, sehingga acara bisa menjadi ruang publik yang inklusif.

Kehadiran dan jadwal pertandingan

Jumlah peserta yang hadir pada beberapa pertandingan awal belum terlalu banyak, lantaran beberapa laga berlangsung pada dini hari. Meski begitu, pelaksanaan acara pembukaan disebut berlangsung cukup ramai dan mendapat perhatian peserta.

Dengan penyelenggaraan yang rapi dan fasilitas memadai, PWI Aceh berharap nobar ini bisa menjadi tradisi untuk memperkuat jejaring profesi wartawan sekaligus merayakan momentum olahraga global.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait