Perlengkapan Timnas Inggris Dicuri di Kansas City Jelang Piala Dunia
Perlengkapan tim nasional Inggris dilaporkan hilangKansas City sebelum laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Kroasia. Insiden terjadi saat peralatan dikirim dari pusat persiapan di Florida menuju Swope Soccer Village, lokasi latihan skuad asuhan Thomas Tuchel.
Kronologi singkat
Kejadian terungkap sebelum rombongan pemain tiba pada Sabtu, 13 Juni 2026 waktu setempat. Menurut laporan awal, sejumlah bola dan sepatu sepak bola termasuk barang yang diduga hilang dari kendaraan pengangkut.
Peralatan tersebut dikirim lebih awal untuk mendukung sesi latihan setibanya para pemain. Tim dijadwalkan menggelar latihan penuh pertama di Kansas City pada Minggu waktu setempat.
Investigasi dan perkembangan
Kepolisian setempat menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi seluruh barang yang hilang. Petugas menemukan kendaraan dalam kondisi beberapa barang tidak ada dan mengamankan dua orang yang kini menjadi pihak yang mendapat perhatian penyidik.
"Kami sedang menyelidiki kemungkinan pencurian peralatan dari kendaraan tim. Peralatan itu tiba di Kansas City dengan sejumlah barang yang hilang malam ini."
Sejumlah petugas telah melakukan pemeriksaan sejak Jumat malam. Mereka juga mengumpulkan bukti dan berkoordinasi dengan federasi sepak bola Inggris untuk mempercepat proses klarifikasi.
Dampak pada persiapan tim
Insiden ini berpotensi memengaruhi sebagian agenda latihan Inggris menjelang laga pembuka Grup L melawan Kroasia, yang dijadwalkan berlangsung di Dallas pada Rabu mendatang. Namun, sejauh ini asosiasi masih mendata barang yang hilang dan belum merilis jumlah resmi maupun nilai kerugian.
Federasi fokus pada pemulihan perlengkapan dan penyesuaian program latihan agar persiapan pemain tetap optimal menjelang pertandingan.
Reaksi pemain dan konteks
Gelandang Jude Bellingham menyampaikan harapannya agar suporter membangun hubungan yang kuat dengan semua pemain sepanjang turnamen. Ia menekankan pentingnya dukungan publik untuk membantu tim menghadapi tekanan besar.
"Di Euro lalu, kami punya sejumlah hal yang agak salah di luar lapangan. Saya tak merasa grup ini terhubung sebaik yang semestinya untuk sejumlah alasan,"
Bellingham menyoroti bahwa kekompakan antara pemain dan pendukung dapat menciptakan suasana positif selama perjuangan The Three Lions di Piala Dunia.
Apa yang akan terjadi selanjutnya
Penyelidikan masih berlanjut sementara federasi menyelesaikan inventarisasi. Kejelasan soal jumlah barang hilang dan dampak praktis terhadap jadwal latihan diperkirakan akan diumumkan setelah proses investigasi dan pendataan selesai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...