Putra Tri Ramadani Peringkat Dua Lead Series 2026
Putra Tri Ramadani naik ke peringkat dua dunia Lead Series 2026 setelah menjuarai World Climbing Series di Praha, Ceko dan mengumpulkan 1.380 poin. Kemenangan itu memperbaiki posisi Srondeng yang sebelumnya berada di peringkat sembilan usai seri Wujiang, Tiongkok.
Kenaikan peringkat dan arti hasil di Praha
Kemenangan di Praha menjadi titik balik bagi Srondeng pada klasemen Lead Series. Dengan total 1.380 poin, ia kini menempel pemuncak klasemen. Namun posisi puncak masih ditempati Neo Suzuki dari Jepang dengan 1.805 poin, hasil juara di Wujiang dan runner-up di Praha.
Sorato Anraku, juga dari Jepang, menempati posisi tiga dengan 1.155 poin setelah finis kelima di Wujiang dan keempat di Praha. Persaingan tetap ketat sebab masih ada empat seri tersisa pada 2026.
Performa atlet Indonesia lain
Selain Putra Tri Ramadani, beberapa atlet Indonesia lainnya tampak dalam peringkat dunia, meski belum masuk jajaran atas. Berikut data peringkat dan poin atlet Indonesia yang tampil di seri awal:
| Atlet | Kelas | Peringkat Dunia | Poin | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Putra Tri Ramadani (Srondeng) | Putra | 2 | 1.380 | Juara Praha; sebelumnya peringkat 9 di Wujiang |
| Raviandi Ramadhan | Putra | 39 | 69 | Memasuki klasemen dunia |
| Ravianto Ramadhan | Putra | 47 | 24 | Saudara kembar Raviandi |
| Alma Ariella Tsany | Putri | 23 | 356 | Peringkat 55 di Wujiang, 10 di Praha |
| Sukma Lintang Cahyani | Putri | 62 | 11 | Memulai perolehan poin dunia |
Jadwal seri tersisa dan peluang
Masih ada empat seri Lead Series yang bisa menambah poin atlet hingga akhir musim 2026:
- Innsbruck: 17-21 Juni
- Chamonix: 10-12 Juli
- Koper: 4-5 September
- Santiago: 23-25 Oktober
Srondeng perlu mempertahankan konsistensi dan menambah poin di seri-seri berikut agar berpeluang menyalip pemuncak klasemen. Persaingan dari atlet Jepang dan negara lain akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara akhir.
Dukungan tim dan prospek panjat tebing Indonesia
Manajemen tim menilai hasil ini membuktikan bahwa Indonesia tak hanya kuat di nomor speed, tetapi mulai menunjukkan kemampuan di nomor lead. Pelatih tim lead memuji kerja keras seluruh tim, termasuk peran route setter, dan berharap kemenangan Srondeng menjadi pemacu latihan bagi atlet pelatnas lain.
Tim pelatih terus memberi dukungan penuh agar atlet dapat mengumpulkan poin lebih banyak lagi. Dengan perencanaan latihan dan pengalaman di arena internasional, peluang Indonesia untuk menempatkan atlet di posisi tinggi klasemen dunia semakin terbuka.
Pencapaian Srondeng di Praha menandai perkembangan positif panjat tebing Indonesia di nomor lead. Ke depan, fokus pada peningkatan teknik dan strategi lomba akan menentukan kemampuan tim mempertahankan atau meningkatkan posisi di klasemen dunia.
Berita Terkait
Gagal ke Piala Dunia, Omar Artan Pimpin UEFA Super Cup
UEFA menunjuk wasit Somalia Omar Artan memimpin UEFA Super Cup 12 Agustus 2026 di Salzburg setelah visanya k...
Klasemen Grup A: Meksiko dan Korea Selatan Rebut Tiga Poin
Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan, Korea Selatan tumpas Republik Ceko 2-1; kedua tim kini berbagi tiga...
Timnas Basket U-18 Menang 89-35 atas Laos
Indonesia U-18 menang 89-35 atas Laos di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers, 11 Juni 2026; Chimaobi cetak 2...
Korea Selatan Menang 2-1 atas Republik Ceko di Piala Dunia
Korea Selatan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Ceko 2-1 di Guadalajara, Jumat, lewat g...
Garuda Nusantara Gagal ke Final Usai Dikalahkan Australia 0-1
Garuda Nusantara kalah 0-1 dari Australia di semifinal Piala AFF U-19 11 Juni 2026; Marcus Neil cetak gol pe...
Wataru Endo Mundur dari Piala Dunia 2026 karena Cedera
Kapten Jepang Wataru Endo mundur dari Piala Dunia 2026 dan pensiun internasional karena cedera; ia fokus pul...