Ubed Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Moh Zaki Ubaidillah melangkah ke semifinal Australian Open 2026 usai mengalahkan wakil Malaysia Justin Hoh secara straight set 21-7, 21-13 di Quaycentre, Sydney, Jumat, 12 Juni 2026. Kemenangan ini merupakan revans atas kekalahan mereka di BATC 2026 dan diraih dalam tempo cepat, 38 menit.
Ringkasan pertandingan
Pertemuan keempat antara Ubed dan Justin berlangsung dominan untuk pemain Indonesia. Ubed, 18 tahun dan berperingkat 35 dunia, langsung menekan sejak poin pertama dan membuka gim dengan beberapa kali streak poin yang memaksa lawan tertinggal jauh.
Setelah jeda interval gim pertama, Ubed kembali memperlebar jarak dengan serangkaian poin beruntun sehingga menutup gim pertama dengan cepat. Di gim kedua, Justin sempat menyesuaikan ritme dan memangkas defisit menjadi 12-15, namun Ubed kembali menemukan momentum dan mencetak empat poin beruntun untuk memastikan kemenangan.
Kinerja dan momen kunci
Ubed menampilkan pola main agresif dan konsisten menekan sejak awal. Kecepatan permainan dan variasi pukulan membuat Justin sulit membangun serangan. Total durasi pertandingan hanya 38 menit, menegaskan efisiensi Ubed dalam memanfaatkan peluang.
"Dari awal saya sudah harus siap, lebih memikirkan pola main saya sendiri. Dari awal saya sudah mau menekan duluan, tidak mau coba-coba pukulan. Akhirnya bisa sesuai dengan apa yang saya mau terutama di gim pertama,"
Belajar dari kekalahan sebelumnya
Kekalahan Ubed di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 menjadi bahan evaluasi penting. Ia mengaku menonton ulang permainan lawan dan menyiapkan strategi yang lebih tepat untuk pertandingan ini.
"Di pertemuan terakhir saya kalah di BATC, dari situ saya belajar, saya coba lihat permainannya lagi. Analisis lagi video sebelumnya,"
Lawanan dan rencana berikutnya
Ubed mengakui gim kedua memberi lebih banyak perlawanan karena Justin mulai menemukan ritme. Meski demikian, Ubed mempertahankan tekanan hingga akhir untuk menutup laga.
"Di gim kedua saya terus mempertahankan tekanan saya kepada dia dan terus bermain nyaman, tapi selepas interval. Dia mulai tahu cara mengimbangi main saya dan itu membuat sedikit agak kebingungan. Cukup ada perlawanan di akhir gim kedua,"
Selanjutnya Ubed akan menghadapi Dong Tian Yao (China) di babak semifinal. Ia mewaspadai kekuatan lawan yang disebut-sebut berhasil mengalahkan beberapa pemain unggulan.
- Dong Tian Yao dikaitkan dengan kemenangan atas Ginting
- Juga tercatat menghadapi Chou Tien Chen
- Dan Ng Ka Long
Ubed menegaskan perlu persiapan lebih matang untuk memahami gaya permainan dan pola pikir lawan demi peluang ke final.
Implikasi
Kemenangan ini mempertegas perkembangan pesat Ubed sebagai pemain muda Indonesia di pentas internasional. Dengan modal evaluasi dari kekalahan sebelumnya dan penampilan agresif di Sydney, ia kini berada satu langkah lagi menuju final.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...