Lokal

Padanglawas: Empat Distributor Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi 2026

Bagikan:
Empat distributor mendistribusikan pupuk bersubsidi di Kabupaten Padanglawas

Padanglawas — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padanglawas menyatakan kelangkaan pupuk bersubsidi seharusnya tidak terjadi lagi pada 2026. Pernyataan itu disampaikan melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Herman, Senin (25/5). Alasan utama adalah keberadaan empat perusahaan distributor yang mendistribusikan pupuk lewat jaringan kios di sejumlah kecamatan.

Distributor dan jaringan kios

Empat perusahaan distributor telah ditunjuk untuk menyalurkan pupuk bersubsidi ke petani di wilayah Kabupaten Padanglawas. Pembagian wilayah distribusi dilakukan per kecamatan dan melalui kios pupuk setempat.

  • PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS): menyalurkan melalui kios di Kecamatan Barumun Barat, Barumun Selatan, dan Batang Lubu Sutam. Selain itu GCS melayani tujuh kios di Barumun Baru, enam kios di Huristak, dan tiga kios di Sosopan.
  • CV Mitra Tani Mandiri (MTM): menyalurkan melalui tiga kios di Aeknabara Barumun, lima kios di Barumun, enam kios di Lubuk Barumun, dan satu kios di Sihapas Barumun.
  • CV Arkan Tunas Muda (ATM): mendistribusikan ke kios di Kecamatan Sosa dan Kecamatan Ulu Sosa.
  • Maju Jaya Aliaga (MJA): menyalurkan pupuk untuk dua kios di Ulu Barumun, dua kios di Sosa Julu, empat kios di Barumun Tengah, dan dua kios di Hutaraja Tinggi.

Alokasi pupuk subsidi 2026

Menurut Herman, alokasi pupuk bersubsidi untuk sektor tanaman pangan pada prinsipnya mencukupi. Alokasi resmi ditetapkan melalui keputusan kepala dinas pertanian nomor 500.6.7.2/492.a/KPTS/XII/2025 tanggal 22 Desember 2025.

Jenis Pupuk Alokasi 2026 (ton)
Urea 2.243
NPK 3.319
Pupuk Organik 4.195

Sebagai contoh alokasi per kecamatan, Kecamatan Aek Nabara Barumun mendapat jatah pupuk jenis Urea 153 ton, NPK 226 ton, dan Pupuk Organik 156 ton untuk tahun 2026.

Herman menjelaskan bahwa salah satu contoh seperti Kecamatan Aek Nabara Barumun mendapat alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 jenis Urea sebanyak 153 ton, NPK 226 ton, dan pupuk Organik 156 ton.

Implikasi bagi petani

Dengan alokasi resmi dan empat distributor yang tersebar, Dinas berharap pasokan pupuk ke kios-kios lokal akan lebih lancar. Jika distribusi berjalan sesuai rencana, maka kelangkaan yang sempat terjadi dapat diminimalkan atau dihilangkan.

Pihak dinas juga mendorong petani dan pengelola kios untuk melaporkan jika masih ada titik kekurangan, agar penyesuaian alokasi dan distribusi dapat dilakukan cepat.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait