Menteri PU Gandeng BKN Perkuat Integritas ASN
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjalin kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Rabu, 22 Juli 2026 di Jakarta Selatan untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan good governance di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan profesionalisme serta tata kelola yang bersih dan akuntabel.
Kolaborasi PU dan BKN untuk penguatan ASN
Pertemuan antara Menteri Dody dan Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan komitmen bersama membangun sistem kepegawaian yang lebih profesional. Dody menyatakan peran BKN krusial untuk memperbaiki kualitas serta integritas aparatur sipil negara yang bertugas di Kementerian PU.
Menurutnya, ASN merupakan salah satu pilar penyelenggaraan negara selain TNI dan Polri, sehingga perlu pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diarahkan pada program pembinaan ASN yang terstruktur secara nasional.
Isu internal: absensi dan jeratan judol
Menteri Dody juga menyoroti sejumlah masalah internal yang muncul belakangan. Fokus utama adalah ketidakpatuhan pada absensi elektronik dan indikasi keterlibatan pegawai dalam praktik judi online (judol).
| Masalah | Perkiraan Jumlah Pegawai |
|---|---|
| Masalah absensi elektronik | ~4.000 pegawai (sekitar 10%) |
| Indikasi transaksi judi online | ~6.300 pegawai |
Tindak lanjut dan perbaikan internal
Dody mengatakan masalah tersebut sedang dibahas untuk diselesaikan secara tuntas. Ia menyebutkan akan membuka ruang dialog rutin dengan pegawai guna memperbaiki kedisiplinan dan memberi perspektif baru terkait pengembangan karier ASN.
"Kita tadi berdiskusi bagaimana BKN itu bisa membantu Kementerian PU untuk memperkuat ASN yang bertugas di Kementerian PU. Sebagai salah satu upaya mewujudkan good governance."
Untuk kasus indikasi transaksi judi online, data yang ada akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal. Pemeriksaan diharapkan memberi dasar tindakan disipliner atau penegakan aturan sesuai ketentuan.
Dampak dan prospek ke depan
Kolaborasi dengan BKN diharapkan melahirkan program pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Upaya ini bertujuan menata kembali tata kelola internal supaya Kementerian PU mampu mempertahankan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan profesional.
Dengan langkah pemeriksaan internal dan dialog yang lebih intens, Kementerian berharap perbaikan kinerja ASN akan terlihat dalam waktu dekat, serta mengurangi risiko pelanggaran disiplin dan praktik ilegal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementan Cabut Izin MBM Brasil Usai Ditemukan Unsur Babi
Kementan mencabut izin satu unit MBM asal Brasil dan membekukan empat unit lain setelah terdeteksi kandungan...
Sudaryono Tegaskan Lepas Jabatan Wamentan Saat Jadi Kepala BGN
Sudaryono akan melepas jabatan Wamentan setelah dilantik sebagai Kepala BGN; posisi Wamentan dinyatakan koso...
Karantina Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran MBM
Badan Karantina musnahkan 312 ton MBM Brasil setelah ditemukan kandungan porcine; pemerintah tegas benahi pe...
Hari Anak Nasional: Pentingnya Kesehatan Mental Anak Sejak Bayi
Menjelang Hari Anak Nasional, pakar dan Kemenkes mengingatkan pentingnya membangun kesehatan mental anak sej...
Reformasi Subsidi dan Transisi Energi Harus Sejalan
Eddy Soeparno minta reformasi subsidi dan transisi energi dilaksanakan bersamaan untuk memperkuat ketahanan...
Sudaryono Tegaskan Larangan Mencatut Nama untuk Proyek MBG
Sudaryono menegaskan larangan mencatut namanya untuk proyek MBG dan minta masyarakat lapor jika menemukan pr...