Mensesneg: Pengelolaan Bandara Kertajati Tak Hanya untuk Pertahanan
Pengalihan pengelolaan Bandara Kertajati tidak dimaksudkan semata untuk memperkuat pertahanan negara. Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Pemerintah menyatakan bandara akan difungsikan secara multipurpose dan proses pengalihan pengelolaannya tengah berjalan.
Status dan fungsi Bandara
Mensesneg menegaskan bahwa rencana pengelolaan bukan hanya di bawah Kementerian Pertahanan. Ia menjelaskan bahwa fungsinya juga tidak hanya untuk pertahanan, melainkan untuk berbagai layanan penerbangan dan kegiatan lain yang mendukung ekonomi.
"Tidak hanya Kemenhan. Karena memang direncanakan fungsinya juga tidak hanya untuk pertahanan,"
Luas dan lokasi strategis
Bandara Kertajati memiliki standar internasional dan menempati lahan sekitar 1.800 hektare. Menurut Mensesneg, luas lahan dan posisi geografis bandara menjadikannya strategis untuk mendukung layanan penerbangan serta kegiatan komersial lain.
Dengan area seluas itu, Kertajati dinilai mampu menampung berbagai fungsi operasional sekaligus membuka ruang pengembangan infrastruktur pendukung.
Pemanfaatan aset dan dampak ekonomi
Pemerintah memproses pengalihan pengelolaan Bandara Kertajati sebagai upaya optimalisasi aset negara. Tujuannya adalah menambah nilai ekonomi dan mendorong tumbuhnya ekosistem usaha di sekitar bandara.
"Itu bagaimana kita mengoptimalkan aset yang sudah kita bangun itu, bisa memberikan manfaat yang lebih optimal. Termasuk kita meyakini kalau Kertajati, nanti bisa kita hidupkan, ekosistem ekonomi masyarakat multiplier effect-nya itu akan pasti secara otomatis akan tumbuh,"
Optimasi tersebut diproyeksikan akan berefek pada sektor transportasi, logistik, dan usaha lokal yang memanfaatkan aksesibilitas bandara.
Prospek dan langkah selanjutnya
Pemerintah akan melanjutkan proses administratif untuk pengalihan pengelolaan sambil merancang model operasi yang memungkinkan fungsi ganda. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek keamanan, tetapi juga mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah di sekitar Kertajati.
Dengan pendekatan multipurpose, Bandara Kertajati diarahkan menjadi pusat layanan penerbangan yang mendukung aktivitas sipil dan potensi ekonomi regional secara berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rangkaian Lengkap HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Puncak HUT ke-81 TNI digelar di Mabes TNI Cilangkap pada 5 Oktober 2026, mencakup upacara, penganugerahan, s...
30 Link Twibbon HUT ke-81 TNI 2026 dan Cara Pasang
Kumpulan 30 link Twibbon HUT ke-81 TNI 2026 dan panduan singkat memasangnya untuk disebar di media sosial.
HUT ke-81 TNI 2026: Tema dan Unduh Logo Resmi
TNI merilis tema HUT ke-81 dan menyediakan logo serta materi publikasi resmi yang bisa diunduh untuk poster,...
Menkomdigi: 4,1 Juta Konten Judi Online Ditangani
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap 4,1 juta konten judi online ditangani, mayoritas situs/IP berasal dari luar n...
Sejarah TNI: Dari TKR ke Tentara Nasional Indonesia
5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI karena pembentukan TKR pada 1945 yang kemudian berkembang menjadi Ten...
Menkomdigi Tekankan Penerapan PP Tunas saat Audiensi dengan LEGO
Menkomdigi Meutya Hafid dorong penerapan PP Tunas dan persetujuan orang tua saat audiensi dengan LEGO untuk...