PT KINRA Dukung Evyap, Santunan Rp3,22 Miliar Usai Kebakaran
SIMALUNGUN — PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA), pengelola Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mangkei, menyatakan dukungan dan turut berduka atas kebakaran di fasilitas PT Evyap Sabun Indonesia pada Kamis, 3 September 2026. Pernyataan itu disampaikan Direktur PT KINRA, Alwin Abdi, lewat siaran pers yang diterima Rabu (9/9).
Tanggap darurat dan koordinasi
Sejak mendapat laporan, PT KINRA langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan. Langkah tanggap darurat dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun, Pemerintah Kabupaten Batubara, Pemerintah Kota Pematang Siantar, Polri, TNI, dan pihak terkait lainnya.
Alwin mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi yang akurat dan meminta publik menghentikan penyebaran kabar yang belum terverifikasi.
"PT KINRA menyampaikan dukungan kepada manajemen, pekerja, dan keluarga pekerja PT Evyap Sabun Indonesia yang terdampak. Sejak menerima informasi kejadian, PT KINRA segera melakukan koordinasi dan mengaktifkan langkah tanggap darurat," kata Alwin Abdi.
Santunan dan bantuan untuk keluarga korban
Penyerahan bantuan diberikan pada Selasa (8/9/2026) di Kantor Bupati Batubara. Acara disaksikan Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, serta manajemen PT Evyap dan PT KINRA.
Masing-masing keluarga korban menerima bantuan langsung dari PT Evyap sebesar Rp700.000.000. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan sesuai program jaminan sosial ketenagakerjaan.
| Ahli Waris | Almarhum | Santunan BPJS (Rp) | Bantuan PT Evyap (Rp) |
|---|---|---|---|
| Devi | Mhd Rifaldy | 301.696.000 | 700.000.000 |
| Mhd Diki Wahyudi | Nasri Effendi | 295.696.000 | 700.000.000 |
| Neni Maya Sari | Sumadi | 518.218.000 | 700.000.000 |
| Total | 1.115.610.000 | 2.100.000.000 |
Total santunan BPJS kepada tiga ahli waris mencapai Rp1.115.610.000. Jika ditambahkan bantuan PT Evyap masing-masing Rp700 juta, maka keseluruhan santunan mencapai Rp3.215.610.000.
Selain santunan, BPJS Ketenagakerjaan juga menyiapkan program beasiswa pendidikan untuk anak korban, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan.
Dukungan pemulihan dan proses investigasi
PT KINRA menegaskan komitmen mendukung pemulihan pasca kejadian dan proses investigasi oleh otoritas berwenang. Mereka meminta semua pihak menunggu hasil investigasi resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kebakaran.
"Kita mendukung proses investigasi pihak terkait yang berwenang tanpa berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil investigasi resmi diperoleh," kata Alwin Abdi.
PT KINRA juga mengapresiasi kerja sama antar instansi dan pihak terkait dalam penanganan insiden ini. Dukungan logistik dan administrasi terus diberikan untuk mempercepat pemulihan dan membantu keluarga yang terdampak.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Sergai Tekankan Imunisasi dan Peran Bidan untuk Tekan Stunting
Bupati Sergai minta tenaga kesehatan perkuat layanan ibu-anak dan imunisasi, serta data akurat, untuk meneka...
Tiga Tewas dalam Tabrakan Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 54,7
Tiga orang tewas setelah truk box menabrak truk tronton di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 54,700; polisi evakuas...
Kepala Samsat Aceh Selatan Bantah Praktik Pungli
Kepala UPTD Samsat Aceh Selatan, Syufriadi, membantah praktik pungli dan menegaskan pembayaran hanya sesuai...
Kejari Medan Dalami Dugaan Korupsi BLUD di RSUD Pirngadi
Kejari Medan mendalami dugaan korupsi dana BLUD di RSUD Dr Pirngadi 2023-2024 dengan pagu Rp23,81 miliar dan...
Dugaan Pungli di Samsat Aceh Selatan, Warga Keluhkan Biaya Tambahan
Warga melaporkan dugaan pungli di Samsat Aceh Selatan: biaya tambahan Rp10.000–Rp20.000 diminta saat penguru...
Amos: Utamakan Musyawarah, Jangan Pemakzulan di Tapanuli Tengah
Amos Simanjuntak mendesak musyawarah dan menolak wacana pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah di tengah bencana...