Lokal

Bupati Sergai Tekankan Imunisasi dan Peran Bidan untuk Tekan Stunting

Bagikan:
Bupati Sergai membuka pelatihan pengelola imunisasi di Hotel Amanda Tebing Tinggi

Tebing Tinggi, 8 September — Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menegaskan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memperkuat layanan sejak kehamilan hingga imunisasi anak untuk menekan angka stunting. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Pengelola Imunisasi di Puskesmas di Hotel Amanda, Kota Tebing Tinggi, Selasa (8/9).

Fokus layanan kesehatan untuk cegah stunting

Bupati menyatakan intervensi gizi saja tidak cukup. Upaya pencegahan stunting juga memerlukan penguatan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, pemantauan tumbuh kembang anak, dan pelaksanaan imunisasi tepat waktu. Ia menilai kombinasi langkah tersebut akan memberi perlindungan menyeluruh bagi anak.

Peran bidan desa dan pentingnya data akurat

Menurut Bupati, tenaga kesehatan di tingkat desa memegang peran strategis karena bersentuhan langsung dengan ibu dan anak. Oleh sebab itu, setiap bidan desa wajib memiliki data yang akurat tentang kondisi kesehatan warganya.

Bidan di setiap desa harus mengetahui berapa jumlah ibu hamil, berapa jumlah anak, serta bagaimana kondisi pertumbuhan dan kesehatan anak di wilayahnya. Data tersebut sangat penting agar kita dapat melakukan intervensi dengan cepat dan tepat, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sergai

Data yang lengkap akan mempermudah deteksi dini masalah kesehatan dan mempercepat tindakan pencegahan sebelum masalah berkembang.

Imunisasi: tanggung jawab bersama

Bupati menyampaikan imunisasi sebagai bagian kunci perlindungan kesehatan anak. Namun, keberhasilan program bergantung tidak hanya pada pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga pada kesadaran serta partisipasi masyarakat agar anak menerima imunisasi sesuai jadwal.

Pelayanan yang aktif dan pencatatan yang baik menjadi prasyarat agar persoalan kesehatan dapat ditemukan lebih awal dan diatasi dengan tepat.

Program Makan Bergizi Gratis dan dampaknya

Selain penguatan imunisasi dan layanan ibu-anak, Bupati juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya memenuhi kebutuhan gizi anak. Ia menyebut program ini memberi manfaat langsung pada aspek gizi, sekaligus berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Pesan kepada tenaga kesehatan dan harapan ke depan

Yang paling penting adalah bagaimana kita bekerja maksimal untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bekerja dengan ikhlas, profesional dan penuh tanggung jawab. Tugas tenaga kesehatan lebih dari sekadar profesi. Itu juga tugas kemanusiaan karena setiap hari kita membantu dan menolong orang

Bupati mengajak jajaran kesehatan memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan warga. Menurutnya, kemampuan membangun kepercayaan sama pentingnya dengan keterampilan teknis dalam meningkatkan mutu layanan.

Pembukaan kegiatan juga dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Yani Aisyah Nasution, Camat Tebing Tinggi Andi Akbar Perdana, serta undangan lain. Bupati berharap pelatihan ini meningkatkan kapasitas pengelola imunisasi sehingga pelaksanaan di puskesmas lebih terarah dan tepat sasaran.

Penutup: Dengan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, data yang lebih baik, serta partisipasi masyarakat, Sergai diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak secara berkelanjutan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait