MTMD Serbajadi Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi Lewat Bazar Murah
Serbajadi, Serdang Bedagai — Majelis Taklim Muslimah Dambaan (MTMD) Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai, menggelar pengajian dan kegiatan sosial pada Selasa (8/9) di Masjid At Toharul, Desa Karang Tengah. Kegiatan bertema “Mempererat Tali Silaturahmi Sesama Muslimah Menuju Jannah dengan Banyak Beribadah yang Menjadi Dambaan Setiap Insan” ini dirangkai dengan santunan anak yatim, bazar pasar murah, dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk memperkuat ukhuwah dan ekonomi masyarakat.
Kegiatan dan rangkaian acara
Acara yang rutin digelar MTMD ini menghadirkan pengajian serta tausiah keagamaan. Selain itu, panitia menyelenggarakan santunan untuk anak yatim dan piatu, bazar pasar murah bagi warga, serta layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya. Kegiatan menarik perhatian warga dan pelaku usaha lokal.
Pesan pimpinan daerah: ekonomi dan kesiapan keluarga
Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya hadir bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa kegiatan keagamaan juga berperan sebagai ruang ekonomi dan sosial.
"Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi kegiatan seperti pengajian juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan ekonomi masyarakat,"
Darma Wijaya menilai bazar dan pasar murah membuka kesempatan bagi masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari sekaligus memberi peluang promosi bagi pelaku usaha lokal. Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak menuju usia dewasa.
"Anak-anak kita harus terus kita pantau. Kalau ingin berumah tangga, jangan hanya karena cinta. Harus dipikirkan juga kesiapan dan tanggung jawabnya. Ini penting untuk mengurangi angka perceraian, terutama perkawinan di usia yang masih terlalu muda,"
Peran majelis taklim dan harapan pengurus
Wakil Bupati Adlin Tambunan menilai majelis taklim memegang posisi strategis dalam membangun masyarakat religius dan memperkuat hubungan sosial. Ia berharap kegiatan seperti MTMD berlangsung berkesinambungan.
"Majelis taklim bukan hanya tempat untuk menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial,"
Ketua MTMD Kabupaten Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, menyoroti kebutuhan sehari-hari yang kerap menjadi beban ibu-ibu rumah tangga. Ia menyatakan pasar murah langsung menyentuh kebutuhan tersebut.
"Kalau ibu-ibu biasanya yang diceritakan itu harga di pasar, bagaimana harga kebutuhan sehari-hari. Karena itu, kegiatan seperti pasar murah sangat membantu masyarakat,"
Rosmaida juga menyampaikan kabar bahwa tujuh warga Kecamatan Serbajadi menerima hadiah perjalanan umrah dari Gubernur Sumatera Utara, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi meningkatkan amal ibadah.
Peserta dan penutup
Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, antara lain Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah Asri Handayani, Asisten Pemerintahan Ir. Kaharuddin, MM, Ketua DWP Mafa Yanny Suwanto Nasution, serta unsur kecamatan dan desa setempat. Melalui rangkaian kegiatan ini, MTMD diharapkan semakin memperkuat kebersamaan perempuan di Sergai sekaligus mendorong kepedulian sosial dan kesejahteraan warga.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Sergai Tekankan Imunisasi dan Peran Bidan untuk Tekan Stunting
Bupati Sergai minta tenaga kesehatan perkuat layanan ibu-anak dan imunisasi, serta data akurat, untuk meneka...
Tiga Tewas dalam Tabrakan Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 54,7
Tiga orang tewas setelah truk box menabrak truk tronton di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 54,700; polisi evakuas...
Kepala Samsat Aceh Selatan Bantah Praktik Pungli
Kepala UPTD Samsat Aceh Selatan, Syufriadi, membantah praktik pungli dan menegaskan pembayaran hanya sesuai...
Kejari Medan Dalami Dugaan Korupsi BLUD di RSUD Pirngadi
Kejari Medan mendalami dugaan korupsi dana BLUD di RSUD Dr Pirngadi 2023-2024 dengan pagu Rp23,81 miliar dan...
Dugaan Pungli di Samsat Aceh Selatan, Warga Keluhkan Biaya Tambahan
Warga melaporkan dugaan pungli di Samsat Aceh Selatan: biaya tambahan Rp10.000–Rp20.000 diminta saat penguru...
Amos: Utamakan Musyawarah, Jangan Pemakzulan di Tapanuli Tengah
Amos Simanjuntak mendesak musyawarah dan menolak wacana pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah di tengah bencana...