Ketua KONI Trenggalek Ajak Jaga Persaudaraan di Tasyakuran PSHT Munjungan
Trenggalek — Ketua KONI Kabupaten Trenggalek sekaligus Ketua DPRD, Doding Rahmadi, mengajak organisasi pencak silat meneguhkan rasaning ati dan memperkuat persaudaraan saat menghadiri tasyakuran warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Munjungan, Sabtu (18/7/2026). Ia menekankan pentingnya kebersamaan agar pencak silat tidak hanya jadi tempat latihan, tetapi juga pembentuk karakter.
Ajak Jaga Persaudaraan dan Silaturahmi
Doding menyampaikan pesan agar seluruh perguruan pencak silat menempatkan persaudaraan di depan semua aktivitas. Menurutnya, nilai persaudaraan adalah identitas yang harus dipertahankan agar komunitas tetap harmonis dalam masyarakat.
“Selamat kepada warga baru PSHT yang sudah resmi menjadi bagian warga PSHT. Saya berpesan untuk selalu menjaga persaudaraan sesuai dengan komitmen bersama,”
Ia juga mengingatkan agar anggota PSHT aktif menjaga silaturahmi dan menghindari perpecahan antaranggota dan antarperguruan.
Rangkaian Pengesahan dan Jumlah Peserta
Prosesi pengesahan warga baru PSHT dilaksanakan bertepatan dengan momentum 1 Sura atau 1 Muharam. Sebanyak 92 peserta telah mengikuti rangkaian ujian hingga prosesi pengesahan, yang kemudian diakhiri dengan tasyakuran dan doa bersama.
- Tanggal: Sabtu, 18 Juli 2026
- Tempat: Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek
- Peserta terverifikasi: 92 warga baru
Tasyakuran berjalan khidmat dan dihadiri pengurus PSHT serta orang tua dan wali warga baru. Acara ditutup dengan ramah tamah sebagai simbol rasa syukur dan penguatan ikatan keluarga besar PSHT.
Peran Pencak Silat dalam Pembinaan
Sebagai Ketua KONI, Doding menilai perkembangan pencak silat di Trenggalek menunjukkan kontribusi positif perguruan dalam membina atlet dan menanamkan nilai kebersamaan. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan rasaning ati sebagai semangat saling menghormati dan menjaga kekompakan.
“Kami dari wakil rakyat juga berpesan untuk terus mengedepankan persaudaraan. Paseduluran itu adalah hal yang utama. Selain itu untuk terus menjaga silaturahmi dengan sesama,”
Ia menegaskan kembali pentingnya menjaga ikatan kekeluargaan dalam organisasi pencak silat.
Harapan ke Depan
Doding berharap nilai-nilai yang ditanamkan melalui tradisi seperti tasyakuran dan pengesahan itu terus hidup. Ia mengingatkan agar para anggota selalu mengingat prinsip eling dulure abeh sehingga solidaritas dan keharmonisan antaranggota tetap terjaga.
Dengan penguatan persaudaraan, diharapkan pencak silat di Trenggalek terus berkembang sebagai wadah olahraga sekaligus pembentuk karakter sosial di masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Fraksi untuk Kawal Penjaringan Ranting
DPC PDI Perjuangan Trenggalek kerahkan anggota Fraksi DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ranting dan anak...
Soekarno Cup U-17 2026: Persiapan Matang untuk Lahirkan Talenta Baru
Soekarno Cup U-17 2026 digelar 10–24 Agustus di Jatim; panitia matangkan persiapan agar turnamen melahirkan...
Malang Godok Raperda Pencegahan LGBT: Edukasi dan Penegakan Hukum
DPRD Kota Malang mulai menyusun Raperda Pencegahan dan Penanggulangan LGBT pada Perubahan APBD 2026 untuk ed...
Sekarkijang Creative Fest 2026 Dorong UMKM Sekarkijang Naik Kelas
Sekarkijang Creative Fest 2026 di Banyuwangi dorong UMKM naik kelas lewat kolaborasi, digitalisasi, dan prom...
255 Keris Dipamerkan di Pagelaran Tosan Aji Ngawi
Sebanyak 255 keris dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji Ngawi (18/7/2026) untuk memperkenalkan dan melestari...
Peternak Kecil Jatim Terjepit Bibit Impor dan Dominasi Integrator
Ony Setiawan minta Pemprov Jatim intervensi pasar untuk lindungi peternak kecil dari bibit impor, mahalnya p...