Slaven Bilić Ditunjuk, Prioritas Utama: Pertahankan Luka Modrić
Slaven Bilić resmi memulai tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas Kroasia pada 19 Juli 2026, dengan misi jelas: meyakinkan kapten Luka Modrić untuk tetap memperkuat timnas. Penunjukan Bilić menutup era Zlatko Dalić yang memimpin selama sembilan tahun dan membuka fase baru dalam persiapan pasca-Piala Dunia 2026.
Penunjukan dan target awal
Bilić menerima amanah dari Federasi Sepak Bola Kroasia untuk periode kedua kepelatihan. Ia mengatakan langkah pertamanya adalah menata markas dan membangun komunikasi dengan pemain kunci, terutama Modrić. Pernyataan ini disampaikan pada konferensi pers perdananya di Kroasia, Minggu, 19 Juli 2026.
Modrić sebagai prioritas
Pelatih berpengalaman itu menegaskan bahwa mempertahankan Modrić adalah prioritas terbesarnya. Ia menyebut gelandang AC Milan tersebut bukan sekadar pemain, namun figur yang memiliki makna lebih luas bagi sepak bola Kroasia.
"Langkah pertama saya adalah menyiapkan markas yang masih memerlukan beberapa penyesuaian. Langkah kedua adalah berbicara dengan para pemain, terutama dengan Luka Modrić,"
Bilić juga menekankan bahwa keputusan akhir soal masa depan Modrić berada di tangan sang pemain. Ia berjanji tidak akan memberi tekanan dan hanya ingin menyampaikan rasa hormat terhadap legenda tim nasional.
"Kita semua tahu siapa Modrić, keputusan sepenuhnya ada di tangannya. Mengingat apa yang ia wakili bagi sepak bola dan tim nasional, ia jauh lebih dari sekadar pemain terbaik,"
Riwayat komunikasi dan rencana pertemuan
Menurut Bilić, komunikasi dengan Modrić sudah berlangsung lama. Ia mengungkap pernah berdiskusi dengan sang kapten sekitar satu tahun lalu. Kini, setelah kembali dipercaya memimpin tim, Bilić berencana membuka kembali pembicaraan itu secara intensif.
Tujuannya sederhana: mendapatkan kepastian apakah Modrić bersedia melanjutkan pengabdiannya bersama Vatreni pada agenda internasional mendatang.
Implikasi untuk regenerasi
Keputusan Modrić akan menentukan arah rekonstruksi tim di bawah Bilić. Jika sang kapten memilih mundur, Kroasia harus segera merancang skema regenerasi yang matang. Sebaliknya, kehadiran Modrić akan memberi stabilitas dan pengalaman bagi skuad muda yang sedang dibentuk.
Saat ini, fokus Bilić adalah membangun fondasi teknis dan komunikasi yang kuat sebelum menghadapi agenda internasional. Keputusan Modrić diharapkan menjadi titik penentu langkah lanjutan dalam upaya mempertahankan kualitas tim nasional Kroasia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
MilkLife Kickers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan 13-0 dan Kekalahan Tipis
MilkLife Kickers buka Singa Cup 2026 di Singapura dengan kemenangan 13-0 dan kekalahan tipis 0-1 dalam dua l...
UPI dan STKIP Pasundan ke Final Campus League Futsal Bandung 2026
UPI dan STKIP Pasundan melaju ke final Campus League Futsal Bandung 2026 setelah menundukkan UIN SGD dan UNW...
Seluruh Tiket Final DBL Jakarta 2026 Ludes dalam 47 Jam
Seluruh tiket Final Honda DBL Jakarta 2026 habis terjual; presale ludes dalam 1 jam dan semua tiket habis da...
MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026 Girls U12
MilkLife Strikers juara Singa Cup 2026 Girls U12 setelah menang 2-1 atas Selangor FC Academy A di Singapura,...
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Bungkam Lion City 6-1
MilkLife Strikers menaklukkan Lion City Sailors 6-1 di Singa Cup 2026, berkat hattrick Ika Wonda dan permain...
SDN 021 Ciporeat dan SDN 075 Jatayu Juara MLSC Bandung 2026
SDN 021 Ciporeat (KU12) dan SDN 075 Jatayu (KU10) keluar sebagai juara MLSC Bandung Seri 1 2026 setelah fina...