Penumpang Moda Udara Diproyeksikan Tak Meningkat Saat Libur Iduladha
Pergerakan penumpang moda udara pada 37 bandara diperkirakan tidak mengalami lonjakan selama libur panjang Iduladha hingga Hari Lahir Pancasila, 26 Mei–2 Juni 2026. Proyeksi disampaikan oleh pengelola bandara InJourney Airports untuk menjaga kelancaran dan keselamatan operasi.
Proyeksi jumlah penumpang dan puncak hari
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, memperkirakan total pergerakan penumpang pada 37 bandara mencapai sekitar tiga juta jiwa dalam periode 26 Mei hingga 2 Juni 2026.
"Jumlah penumpang pesawat tertinggi diproyeksikan pada 26 Mei yakni sekitar 412 ribu penumpang dengan tiga ribu penerbangan. Kemudian pada 1 Juni 2026 sekitar 423 ribu penumpang juga dengan tiga ribu penerbangan,"
Pahlevi menyampaikan proyeksi tersebut pada Kamis, 28 Mei 2026. Angka ini menunjukkan penurunan bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Persiapan operasional bandara
Meski diproyeksikan turun, Pahlevi menegaskan semua bandara telah menyiapkan langkah operasional. Fokusnya memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan tetap terjaga selama libur panjang.
"Kami berupaya memastikan perjalanan udara masyarakat melalui seluruh bandara InJourney Airports dapat berjalan lancar dan nyaman,"
Beberapa langkah yang disebutkan meliputi pengaturan slot time untuk take off dan landing, penempatan parkir pesawat di sisi udara, serta koordinasi antarpihak untuk kelancaran proses check-in, boarding, dan penanganan bagasi.
Kondisi di Bandara Soekarno-Hatta
Penurunan penumpang juga tercatat di Bandara Soekarno-Hatta. Assistant Deputy Communication and Legal Soekarno-Hatta, Yudistiawan, melaporkan pergerakan pada 28 Mei 2026 mencapai 97.853 penumpang dengan 841 penerbangan.
Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sama pada 2025 dan menurun dari hari sebelumnya, 27 Mei 2026, yang mencapai 101.686 penumpang.
Menurut Yudistiawan, pergerakan pada libur Iduladha tahun ini didominasi oleh tiga terminal utama. Rinciannya tercatat sebagai berikut:
| Terminal | Penumpang | Penerbangan |
|---|---|---|
| Terminal 1 | 21.031 | 201 |
| Terminal 2 | 29.268 | 284 |
| Terminal 3 | 47.554 | 345 |
"Kemudian, di Terminal 2, sebanyak 29.268 penumpang dengan 284 penerbangan. Lalu Terminal 3 sebanyak 47.554 penumpang dengan 345 penerbangan,"
Implikasi dan prospek
Penurunan proyeksi penumpang memberi ruang bagi pengelola untuk mengelola alur kedatangan dan keberangkatan lebih efisien. Namun, pengawasan operasional tetap penting untuk mencegah gangguan layanan di hari-hari puncak.
Pengelola bandara menegaskan akan terus memantau perkembangan permintaan dan melakukan penyesuaian operasional jika diperlukan selama libur panjang ini.
Berita Terkait
Lalamove Catat Pengiriman Jarak Jauh Tumbuh 47% Jan–Apr 2026
Lalamove Indonesia mencatat kenaikan pengiriman jarak jauh 47% Jan–Apr 2026; mayoritas rute 50–80 km dan pic...
Rupiah Tutup Pekan di Rp17.880, Melemah 0,20% terhadap Dolar
Rupiah ditutup melemah 0,20% ke Rp17.880 per dolar pada 29 Mei 2026 akibat data AS dan arus modal keluar.
Astra Perluas Rumah Layak Huni dan Luncurkan EcoBiz di Garut
Astra serahkan Rumah Layak Huni dan luncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Garut, melibatkan 3.000 petani...
Pemprov DKI Gencarkan Panel Surya untuk Kurangi Ketergantungan BBM
Pemprov DKI mempercepat pemasangan PLTS atap di fasilitas publik untuk kurangi penggunaan BBM dan dukung tar...
IHSG Terkoreksi 0,05% ke 6.127 Jelang Akhir Pekan
IHSG ditutup melemah 0,05% ke 6.127,38 pada 29 Mei 2026, dipengaruhi sentimen AS-Iran dan pergerakan bursa g...
BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah dan Langkah Stabilitas
BI jelaskan penyebab rupiah melemah pada akhir Mei 2026 dan langkah stabilisasi termasuk intervensi valas, p...