Ekonomi

Gentengisasi: Komitmen Rp3 Miliar Serap Genteng UMKM Majalengka

Bagikan:
Pengiriman truk genteng produksi UMKM Jatiwangi untuk Program Gentengisasi di Majalengka

Program Gentengisasi, inisiasi Presiden Prabowo Subianto, mencatat komitmen pembelian genteng sekitar Rp3 miliar di Majalengka. Komitmen itu diwujudkan antara Maret hingga Juni 2026 untuk menyerap produk UMKM perajin genteng dan mendukung perbaikan rumah melalui skema BSPS (bedah rumah).

Tujuan dan pengumuman resmi

Pemerintah mengintegrasikan program ini ke dalam skema BSPS sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional dan Gerakan Indonesia ASRI. Pernyataan resmi disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, di Jakarta pada 17 Juni 2026.

"Program Gentengisasi merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya berfokus pada fisik hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Program ini diintegrasikan ke dalam skema BSPS (bedah rumah) dan masuk dalam Program Prioritas Nasional sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI,"

Pelaksanaan dan distribusi genteng

Kegiatan resmi dimulai di sentra industri Jatiwangi pada 11 Maret 2026. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, melepas pengiriman genteng dari lokasi produksi.

  • 14 truk dilepas secara resmi untuk mengangkut genteng lokal.
  • Total pengiriman awal mencapai sekitar 75.000 buah genteng produksi UMKM setempat.
  • Pemesanan tahap awal tercatat 24 truk sesuai komitmen transaksi bersama.
  • Tambahan 10 truk dipesan khusus untuk pembangunan rumah prajurit TNI.
  • Dua pengembang rumah subsidi memesan masing-masing 4 truk untuk proyek di Bogor dan Serang.

"Total seluruh komitmen pembelian genteng dari berbagai program ini mencapai sekitar Rp3 miliar, yang seluruhnya diarahkan untuk menyerap produk UMKM perajin genteng lokal,"

"Dua pengembang rumah subsidi yang sempat viral karena mendapat penghormatan dari Presiden Prabowo, Angga dan Wawan, turut memesan masing-masing empat truk genteng dari UMKM Jatiwangi untuk proyek mereka di Bogor dan Serang,"

Alokasi perbaikan rumah dan anggaran

Pendanaan program tersebar di tingkat provinsi, kabupaten, dan pusat. Dana dialokasikan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) dan mendukung penyerapan produk lokal.

Penanggung Jawab Unit Rumah Anggaran
Pemerintah Provinsi Jawa Barat 250 unit Rp500 juta
Pemerintah Kabupaten Majalengka 1.715 unit Rp1,5 miliar
Pemerintah Pusat (BSPS) 900 unit Rp1 miliar

Dampak ekonomi dan peran swasta

Pemerintah menegaskan komitmen pembelian untuk memberdayakan industri genteng lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Keterlibatan pengembang swasta turut memperkuat pasar bagi produk UMKM.

Inisiatif ini juga menunjukkan langkah koordinasi antar-kementerian, pemerintah daerah, serta pelaku usaha. Pemesanan tambahan dari kementerian dan swasta diproyeksikan meningkatkan kapasitas produksi UMKM di Jatiwangi.

Prospek dan langkah selanjutnya

Ke depan, program akan terus dipantau untuk memastikan penyerapan produk lokal berjalan efektif dan berdampak pada perbaikan kualitas hunian. Pelibatan lebih banyak pengembang dan alokasi anggaran lanjutan dapat memperluas jangkauan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait