Pemain 'Samuel' Ungkap Gugup Saat Premiere, Disambut Positif
Para pemeran serial Samuel mengaku gugup saat pemutaran perdana, namun rasa cemas itu berubah jadi lega setelah respons penonton positif. Pernyataan itu disampaikan aktor Endy Arfian dan Fadi Alaydrus saat acara Meet and Greet WeTV Original 'Samuel' di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.
Gugup di pemutaran perdana
Endy Arfian menggambarkan suasana pra-tayang penuh ketegangan, khususnya pada Saskia Chadwick dan Fadi Alaydrus. Menurut Endy, keduanya tampak tegang sejak sebelum layar dibuka karena menunggu reaksi penonton.
"Pas mau mulai tuh Saski sama Fadi tuh mukanya pucet, udah deg-degan, terus setelah nonton pun mereka, Sasky sih lumayan parah. Dia lumayan deg-degan, kayak ini oke ga ya oke ga ya, terus aku selalu bilang, Sasky ini bagus,"
Endy mengatakan ia berusaha menenangkan Saskia setelah penayangan dengan meyakinkan bahwa penampilan seluruh pemain sudah baik. Ia menekankan bahwa kegugupan wajar di momen premiere, terutama ketika harapan penonton masih menjadi tanda tanya.
Ikatan antar karakter terasa alami
Selain soal gugup, Endy juga memuji kekuatan relasi antar tokoh di serial tersebut. Ia menyebut persahabatan kelompok yang disebut "Diamond Gang" terasa otentik dan mudah diterima penonton.
"Karena nggak tahu ya, kita persahabatan, apalagi ‘Diamond Gang’ persahabatannya tuh terasa nyata gitu. Terus aku ngeliat Samuel sama Azura tuh gemes banget, aku kayak nontonnya ketawa-ketawa sendiri, gemes-gemes sendiri,"
Endy menambahkan, dinamika Samuel dan Azura menimbulkan reaksi emosional positif yang membuatnya sendiri sering tersenyum saat menonton.
Fadi: gugup berubah jadi validasi penonton
Pemeran Samuel, Fadi Alaydrus, menjelaskan biasanya ia menonton proyeknya untuk evaluasi teknis. Namun pada premiere ini, ia justru merasa gugup karena khawatir apakah cerita dan eksekusi bisa diterima penonton.
"Biasanya menjadi buat pembelajaran lagi gitu, ke depannya cuman baru di kali ini aku udah deg-degan ketika premiere tuh udah deg-degan. Yang aku pikirin bukan buat evaluasi, aku kayak, aduh ketika ngeliat tadi kan, aduh ini masuk ga ya di penonton ya,"
Setelah dua minggu tayang, Fadi menyatakan semua rasa penasaran itu terbayar oleh sambutan positif komunitas penonton.
"Aku penasaran nih, yang nonton itu gimana ya, apakah sesuai ekspektasi mereka, atau cuman menang di ekspektasi temen-temen doang gitu. Cuman ya, akhirnya itu udah terbayarkan setelah 2 minggu tayang,"
Respon terhadap karakter antagonis
Di sisi lain, Emyr Razan yang memerankan tokoh antagonis menyatakan senang karena karakternya justru dianggap lucu oleh penonton. Ia menyebut berbagai komentar, baik pro maupun kontra, tetap menyenangkan karena menandakan antusiasme tinggi terhadap serial tersebut.
Dengan hubungan antarkarakter yang terasa natural dan respons awal yang hangat, serial Samuel kini berada pada posisi yang menguntungkan untuk menarik penonton lebih luas. Para pemeran berharap tren positif ini berlanjut dan menjadi modal untuk proyek berikutnya.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Reuni Guns N' Roses di Jakarta: Axl Rose, Slash, Duff Tampil
Konser reuni Guns N' Roses di Jakarta 21 Nov 2026 dipastikan hadirkan Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan; per...
Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali Tayang 30 Juli 2026
Film drama keluarga "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali" rilis trailer di Travoy Hub dan dijadwalkan tayang 30...
Trailer 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali' Hadir, Davina Dalami Peran
Trailer film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali' dirilis, Davina Karamoy memerankan Dinar dengan nuansa emosi...
402 Rumah Sakit Angker Korea Wakili Indonesia di BIFAN 2026
Film MD Pictures '402 Rumah Sakit Angker Korea' menggelar world premiere di BIFAN 2026 pada 3 Juli dan tayan...
Panitia Siapkan Sistem Antisipasi Membludaknya Tiket Guns N' Roses
TipTip dan Rajawali antisipasi membludaknya pembeli jelang pembukaan penjualan tiket Guns N' Roses pada 2 Ju...
Pameran Oesman Effendi: Menbud Fadli Sebut Pilar Seni Rupa Modern
Menbud Fadli menyebut pameran Oesman Effendi di Galeri Nasional sebagai upaya melestarikan memori kebudayaan...