Hujan dan Udara Kabur: Prakiraan Cuaca 15 Sept 2026
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan, udara kabur, dan kondisi asap pada Selasa, 15 September 2026. Prakiraan mencakup hujan dengan intensitas berbeda serta daerah berawan tebal, yang menjadi bagian dari variasi cuaca harian di berbagai provinsi.
Ringkasan wilayah terdampak
Hujan sedang diperkirakan turun di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Sementara hujan ringan diperkirakan mengenai beberapa kota di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan bagian barat. Beberapa daerah timur dan selatan juga berpeluang mengalami hujan ringan.
Daerah berpotensi hujan
Menurut prakiraan, wilayah yang berpeluang hujan terbagi menurut intensitas:
- Hujan sedang: Tanjung Selor (Kalimantan Utara)
- Hujan ringan: Banda Aceh (Aceh), Medan (Sumatra Utara), Bandar Lampung (Lampung), Pontianak (Kalimantan Barat), serta sejumlah kota di wilayah timur seperti Mamuju, Ambon, Nabire, dan Jayawijaya.
"Sementara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Aceh, Medan, Sumatra Utara, Bandar Lampung, Lampung, Pontianak, dan Kalimantan Barat,"
Berawan tebal dan udara kabur
BMKG juga memperkirakan kondisi berawan tebal di kota-kota besar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan bagian timur. Beberapa daerah diperkirakan mengalami udara kabur yang dapat mengganggu aktivitas luar ruang.
Wilayah dengan potensi udara kabur meliputi:
- Padang (Sumatra Barat)
- Palembang (Sumatra Selatan)
- Pangkal Pinang (Kep. Bangka Belitung)
- Banjarmasin (Kalimantan Selatan)
- Palu (Sulawesi Tengah)
- Kendari (Sulawesi Tenggara)
Sementara itu, Palangkaraya (Kalimantan Tengah) berpotensi mengalami kondisi asap atau kabut yang perlu diwaspadai.
Wilayah cerah hingga berawan
Beberapa kota diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal tanpa hujan signifikan. Daerah-daerah ini meliputi:
- Mataram (NTB)
- Makassar (Sulawesi Selatan)
- Kupang (NTT)
- Manado (Sulawesi Utara)
- Ternate (Maluku Utara)
- Sorong (Papua Barat Daya)
- Manokwari (Papua Barat)
- Merauke (Papua Selatan)
Imbauan dan sumber informasi
BMKG mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi udara, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan atau memiliki gangguan pernapasan. Jika berencana bepergian, pertimbangkan potensi hujan dan visibilitas berkurang akibat kabut atau asap.
"Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui bmkg.co.id dan media sosial kami di @info.bmkg," ujar Ranika.
Masyarakat disarankan memantau kanal resmi BMKG untuk pembaruan prakiraan dan peringatan cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...