Semeru Level 3 Siaga, BPBD Lumajang Siagakan Petugas 24 Jam
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami erupsi pada Selasa, 15 September 2026, dengan sekitar 30 letusan sejak pukul 06.00 WIB. Meski kolom abu tercatat antara 1.000—2.500 meter, status gunung masih Level 3 (Siaga). BPBD Lumajang menyiagakan petugas 24 jam dan membuka pos pemantauan serta jalur pengungsian untuk antisipasi dampak.
Status dan pemantauan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, menyatakan kondisi gunung belum menunjukkan peningkatan status. Oleh karena itu, awan abu dan dentuman yang terdengar belum dianggap membahayakan warga sekitar.
Siang ini kondisi masih aman, tapi BPBD tetap siaga melalui pos-pos, dan petugas juga tetap melakukan pemantauan. Terutama di pos Gunung Sawur untuk memantau aktivitas Gunung Semeru.
BPBD mengoperasikan beberapa pos, termasuk pos Gunung Sawur, untuk memantau aktivitas vulkanik secara berkala. Pengamatan dilakukan sepanjang hari guna mendeteksi perubahan aktivitas lebih dini.
Titik pengungsian dan jalur evakuasi
Untuk antisipasi, BPBD menyiapkan titik pengungsian dan jalur evakuasi strategis. Lokasi penampungan dipetakan agar proses evakuasi berlangsung cepat jika diperlukan.
- Desa Penanggal
- Desa Oro-Oro Ombo
Dampak erupsi dan imbauan kepada warga
Menurut Yudhi, durasi erupsi sulit diprediksi karena aktivitas vulkanik dapat berubah setiap hari. Hingga kini, erupsi pagi hari tidak mengganggu aktivitas harian warga setempat secara langsung.
BPBD mengimbau masyarakat, termasuk penambang lokal dan penambang pasir, untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem dan menjauhi titik rawan aliran sungai. Warga juga diminta tidak beraktivitas di area puncak Semeru.
Kesiapsiagaan dan penanggulangan
BPBD Lumajang telah menyiapkan logistik dan peralatan kebencanaan untuk mendukung respon cepat. Petugas siaga akan mengevakuasi jika material erupsi menyebar lebih jauh dari biasanya.
Ada hoaks Gunung Semeru meletus berbarengan dengan Gunung Krakatau, itu sebetulnya Gunung Semeru aman, masih di level siaga. Tadi kita sudah tinjau langsung, koordinasi dengan bot pemantau yang ada di Gunung Sawur, Gunung Semeru masih aman.
Yudhi mengingatkan warga untuk tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Koordinasi dengan tim pemantau dinilai penting untuk memastikan data dan langkah mitigasi yang tepat.
BPBD terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan siap mengevakuasi warga jika kondisi memburuk.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...