DWP Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola dengan E-Reporting
DWP Kemendikdasmen menggelar sosialisasi Sapta Program Prioritas dan E-Reporting pada Selasa, 15 September 2026 di Kompleks Kemendikdasmen, Cipete, Jakarta Selatan. Tujuan acara untuk memperkuat tata kelola organisasi melalui digitalisasi pelaporan dan penguatan program prioritas.
Sosialisasi dan tujuan kegiatan
Kegiatan dihadiri pengurus DWP Kemendikdasmen dan pengurus DWP Pusat. Acara bertujuan menyelaraskan pemahaman arah program serta meningkatkan kualitas pelaporan organisasi.
Ketua DWP Kemendikdasmen, Marlinah Hafidz Muksin, menilai sosialisasi ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kontribusi pengurus.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman pengurus terhadap Sapta Program Prioritas DWP. Diharapkan para pengurus terus bersinergi, meningkatkan kualitas, dan memperkuat kontribusi organisasi,” ujar Marlinah.
Sapta Program Prioritas
Acara menegaskan tujuh program prioritas yang menjadi landasan kegiatan DWP di berbagai bidang. Program ini mengarahkan pelaksanaan kegiatan di tingkat pusat hingga daerah.
- DWP Mengajar (bidang pendidikan)
- DWP Cerdas Literasi (literasi)
- DWP Peduli (sosial)
- DWP Sehat (kesehatan)
- DWP Berdaya (pemberdayaan)
- DWP Kreatif (kreativitas)
- DWP Hijau (lingkungan)
Teknis E-Reporting
Penasihat DWP Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu'ti, menekankan peran E-Reporting untuk meningkatkan profesionalitas organisasi. Ia menyatakan teknologi memudahkan kontribusi di semua jenjang.
“E-Reporting sangat penting agar organisasi dapat terus beradaptasi dan DWP tampil secara profesional melalui Sapta Program Prioritas. Teknologi hadir untuk memudahkan kita berkontribusi bersama seluruh anggota di setiap jenjang,” katanya.
Dalam sesi teknis, Admin E-Reporting Pusat A. Mufti memaparkan panduan penulisan laporan dan faktor yang menurunkan indeks penilaian. Format pelaporan mengacu pada formula Data, What, Where, When, Who, dan Public.
Dampak dan langkah ke depan
Menurut Ketua I Bidang Pendidikan DWP Pusat, Teti Aminudin Aziz, transformasi tata kelola melalui digitalisasi dan integrasi data diarahkan untuk memperkuat efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.
Pengurus DWP Kemendikdasmen diharapkan menerapkan hasil sosialisasi untuk menyusun laporan yang konsisten dan terukur. Penguatan tata kelola ini juga bertujuan mendorong program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.
Ke depan, implementasi E-Reporting diharapkan meningkatkan kualitas monitoring, evaluasi, dan pelaporan program. Langkah ini akan menjadi dasar bagi modernisasi pengelolaan organisasi di lingkungan DWP.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...