Nasional

Prabowo Tegaskan Komitmen Jaga Hubungan dengan Negara Tetangga

Bagikan:
Presiden Prabowo dan Presiden Ramos-Horta berjabat tangan di Istana Merdeka Jakarta

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga melalui good neighbor policy. Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.

Pertemuan dan pesan utama

Pertemuan di Istana Merdeka berlangsung untuk membahas penguatan hubungan bilateral dan agenda kawasan. Presiden Prabowo menekankan bahwa kebijakan bertetangga yang baik menjadi prioritas pemerintah untuk menjaga stabilitas dan kerja sama regional.

Negara tetangga yang menjadi fokus

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kebijakan tersebut berlaku tidak hanya untuk Timor-Leste, tetapi juga untuk negara-negara lain di kawasan. Ia mencontohkan Australia, Filipina, Thailand, Singapura, dan Malaysia sebagai bagian dari upaya menjalin hubungan yang erat.

Indonesia ini punya good neighbor policy gitu ya. Kebijakan yang bertetangga dengan baik kepada semua tetangga kita

Dengan Timor Leste, dengan Australia, Filipina, Thailand, Singapura, Malaysia semuanya, itu yang betul-betul dijaga oleh Presiden Prabowo

Agenda pembangunan dan ketahanan nasional

Selain membicarakan hubungan bilateran, pertemuan juga menyinggung beberapa program prioritas pemerintah. Presiden Prabowo menegaskan agenda penguatan ketahanan nasional, termasuk target swasembada pangan dan swasembada energi, sebagai fondasi stabilitas dalam negeri yang berdampak pada kemampuan menjalin kerja sama luar negeri.

Undangan kunjungan dan langkah selanjutnya

Presiden Ramos-Horta menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Timor-Leste. Menurut Fadli Zon, kunjungan itu akan diagendakan sebagai bagian dari tindak lanjut pertemuan.

Pak Presiden juga menyampaikan tentu akan diagendakan

Kunjungan dan pembicaraan ini diharapkan membuka ruang baru bagi kerja sama di bidang ekonomi, keamanan, dan pertukaran budaya. Pemerintah Indonesia menunjukkan niat memperkuat hubungan bertetangga sebagai strategi diplomasi yang pragmatis dan berkelanjutan.

Pandangan ini memberikan sinyal bahwa kebijakan luar negeri pemerintahan menempatkan hubungan regional sebagai prioritas dalam rangka memperkuat stabilitas dan pembangunan nasional ke depan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait