Polres Simalungun Deklarasi Tolak Narkoba Bersama Masyarakat
Simalungun, 23 Oktober – Polres Simalungun menggelar Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak Narkoba pada Jumat (23/10) di Aula Tathya Dharaka Mapolres Simalungun. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah, tokoh agama, mahasiswa, dan pelaku usaha sebagai wujud komitmen bersama memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Rangkaian kegiatan dan pelaksanaan
Acara berlangsung di aula Mapolres dan diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran Polda Sumatera Utara melalui zoom meeting. Deklarasi dimulai pagi dan selesai sekitar pukul 11.30 WIB dengan kondisi yang dinilai lancar dan kondusif oleh penyelenggara.
Peserta deklarasi
Selain aparat Polres, deklarasi dihadiri perwakilan unsur pemerintahan, TNI, instansi agama, serta organisasi kemasyarakatan. Hadir antara lain:
- Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga dan Ketua DPRD Sugiarto
- Kapolres AKBP Hendri Nupia Dinka Barus, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti
- Wakil Ketua PN Ranto Sabungan Silalahi dan Danyonif TP 901 Letkol Inf. Mahfudz
- Penyuluh Narkoba BNN Kabupaten Simalungun Erianson Saragih
- Perwakilan kantor Kemenag, MUI, FKUB, Nahdlatul Ulama, dan pelaku usaha perkebunan
- Perwakilan organisasi kepemudaan dan mahasiswa seperti GMKI, GAMKI, PMII, dan Karang Taruna Anti Narkoba
Isi deklarasi dan komitmen bersama
Dalam pernyataan bersama, peserta menegaskan tiga poin utama:
- Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Sumatera Utara.
- Berkolaborasi memberantas narkoba melalui upaya preventif, penegakan hukum, dan rehabilitasi.
- Mewujudkan Sumatera Utara yang bebas dan bersih dari narkoba.
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Polres Simalungun berkomitmen menghadirkan pelayanan yang berintegritas dan humanis, bersama masyarakat melindungi, mengayomi, dan melayani," ujar AKP Verry Purba.
Konteks dan tindak lanjut
AKP Verry Purba menegaskan bahwa gerakan ini dilaksanakan serentak se-Sumut berkaitan dengan kunjungan kerja Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya pendekatan kepada warga, pelajar, dan tokoh adat untuk memperluas pencegahan hingga ke keluarga, sekolah, dan komunitas.
Pelibatan lintas elemen diharapkan memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Seluruh pihak yang hadir menyepakati langkah kolaboratif antara aparat dan masyarakat sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi peredaran gelap narkotika.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polri Bongkar Pabrik Sabu di Pidie, 1,2 Ton Disita
Polri membongkar pabrik sabu di Pidie dan menyita sekitar 1,2 ton sabu pada 21 Oktober 2026 dalam operasi ga...
Bandar Khalipah Juara PAAREDI Sumut 2026
Desa Bandar Khalipah (Percut Sei Tuan) meraih Juara I kategori PAAREDI pada lomba 10 Program Pokok PKK Sumut...
Polres Simalungun Tanam 30 Pohon dalam Program Green Policing
Polres Simalungun bersih-bersih dan menanam 30 pohon mangga serta durian di Mako pada 23/10 sebagai bagian d...
Sumut Surplus Beras 27.633 Ton, Bawang Merah Masih Defisit
Sumut surplus beras Oktober 2026 sebesar 27.633 ton, namun bawang merah defisit sekitar 2.047 ton; pemprov g...
Leader Marketing Judi di Medan Diduga Terima Rp20 Juta Per Bulan
Budi Handoko alias Tony Park didakwa menerima Rp20 juta per bulan sebagai leader marketing jaringan perjudia...
Polda Sumut Dakwa Pemimpin Jaringan Perjudian Online di Medan
Polda Sumut mendakwa Budi Handoko sebagai pemimpin jaringan perjudian online mktoto, garansi88, dan gacor899...