Polres Langsa Renovasi 40 Sumur Bor untuk Pemulihan Pasca Banjir
LANGSA — Polres Langsa meninjau langsung program renovasi pembuatan sumur bor sebagai bantuan air bersih untuk lembaga pendidikan keagamaan, Rabu (5/8). Kegiatan ini bagian dari Program Sosial Polri bersama Ketua Umum Bhayangkari untuk merespons gangguan akses air bersih pascabanjir hidrometeorologi. Kapolres Langsa AKBP Hyrowo SIK turun ke lapangan untuk memastikan bantuan dapat dimanfaatkan santri dan warga sekitar.
Peninjauan dan lokasi bantuan
Pengecekan dilakukan di dua titik utama, yakni Dayah Darul Fatah Gampong Teungoh dan Balai Pengajian Husaini Al-Aziziyah. Kapolres didampingi pejabat Polsek dan tokoh setempat untuk melihat progres renovasi dan tata letak sumur bor. Kehadiran tim bertujuan memastikan instalasi memenuhi standar teknis dan kebutuhan warga.
- AKBP Hyrowo SIK — Kapolres Langsa
- AKP Mulyadi, SE MH — Kapolsek Langsa
- Ipda Ridwan — Wakapolsek Langsa
- Ipda Juliardi — Kanit Binmas Polsek Langsa
- Aipda Rahmat Hidayat — Bhabinkamtibmas Gampong Teungoh
- Syarifuddin SSos.I — Geuchik Gampong Teungoh
- Tgk Zakaria Ahmad — Pimpinan Dayah Darul Fatah
- Tgk Wardan — Pimpinan Balai Pengajian Husaini Al-Aziziyah
Tujuan program dan dampak langsung
Program renovasi sumur bor ditujukan untuk mengembalikan akses air bersih serta memperkuat fasilitas umum yang belum memiliki sumber air memadai. Selain membantu pemulihan pascabanjir, sumur bor diharapkan menunjang aktivitas belajar mengajar di dayah dan balai pengajian. Polres Langsa menekankan bahwa peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga melakukan aksi sosial nyata.
"Dengan tersedianya fasilitas air bersih, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga,"
Data sebaran bantuan
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, program ini mencakup sejumlah titik di Kota Langsa. Di wilayah Kecamatan Langsa Kota yang menjadi wewenang Polsek Langsa terdapat delapan titik bantuan renovasi. Secara keseluruhan, Polres Langsa mengalokasikan 40 titik sumur bor di seluruh kecamatan.
| Wilayah | Jumlah Titik |
|---|---|
| Kecamatan Langsa Kota (hukum Polsek Langsa) | 8 |
| Seluruh wilayah hukum Polres Langsa | 40 |
Respons masyarakat dan prospek
Para pimpinan dayah, pengelola balai pengajian, dan tokoh masyarakat menyambut positif bantuan ini. Mereka menilai kehadiran Polri membantu pemulihan pascabanjir dan memberi solusi atas kelangkaan air di beberapa titik. Ke depan, Polres Langsa berharap sumur bor tersebut meningkatkan kualitas hidup warga serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejari Samosir Belum Menahan Tersangka Kasus Korupsi Rp516 Juta
Kejari Samosir menetapkan Pimpinan Bank Mandiri KCP Pangururan sebagai tersangka korupsi, namun belum dilaku...
Kapolres Langkat Gelar Silaturahmi dengan Pengemudi Ojek Online
Kapolres Langkat mengajak pengemudi ojol menjaga Kamtibmas, patuhi lalu lintas, dan lapor potensi gangguan l...
POLIVEN dan Dinas Pertanian Aceh Besar Perkuat Kerja Sama Vokasi
POLIVEN audiensi dengan Dinas Pertanian Aceh Besar (6/8) untuk menjajaki kerja sama pendidikan, riset, dan p...
Baitul Mal Aceh Salurkan Rp27 Juta untuk 9 Keluarga Korban
Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan tunai Rp3 juta per keluarga dan paket sembako, total Rp27 juta, untuk se...
Peusijuek di Langsa: Pengukuhan Geuchik dan Sekretaris MAA
MAA Kota Langsa menggelar peusijuek 6 Agustus untuk mengukuhkan Rizal Jasnun sebagai Geuchik dan Zulfadli se...
Pemilik Cafe di Dairi Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Berujung Maut
Pemilik cafe CT di Dairi ditetapkan tersangka penganiayaan yang menyebabkan kematian Kartika Ginting pada 3...