PKH Medan Makmur Targetkan 10.000 Lansia di HLUN ke-30
Medan — Wali Kota Medan Rico Waas meluncurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur untuk 10.000 lansia pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Rabu (3/6), di halaman depan Kantor Camat Medan Petisah. Program itu dimaksudkan memberi bantuan sosial dan perlindungan bagi lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi atau sebatang kara.
Tujuan dan sasaran PKH Medan Makmur
PKH Medan Makmur menjadi kebijakan prioritas Pemko Medan untuk memastikan lansia menerima jaminan hidup layak. Program ini menyasar 10.000 lansia di berbagai kecamatan dengan fokus pada kelompok paling rentan.
"Banyak lansia kita yang kehidupannya sangat susah. Ada yang keluarganya jauh, bahkan sudah tidak ada, atau anaknya tidak memperhatikan. Itulah kewajiban kami,"
Rico menegaskan program bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk komitmen konkrit pemerintah untuk menegakkan keadilan sosial bagi semua lapisan masyarakat, termasuk lanjut usia.
Kegiatan peringatan HLUN ke-30
Peringatan HLUN di Medan Petisah diisi serangkaian kegiatan kesehatan dan pemberdayaan. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran puluhan lansia yang mengikuti rangkaian layanan gratis.
- Senam bersama
- Cek kesehatan gratis
- Pemeriksaan EKG
- Penyerahan paket nutrisi secara simbolis
Pelaksanaan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, serta integrasi layanan primer di puskesmas.
Alasan pemilihan Medan Petisah dan prospek replikasi
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg. Henny Savitri, menjelaskan pemilihan Kecamatan Medan Petisah sebagai tuan rumah karena di kecamatan itu berdiri sekolah lansia pertama yang menjadi percontohan pengembangan program serupa di kawasan lain.
"Kesuksesan Kecamatan Medan Petisah ini diharapkan menjadi pemicu efek domino, mendorong kecamatan lain yang belum memiliki sekolah lansia untuk segera mengadopsi program serupa,"
Henny menambahkan, pembinaan dan pemberdayaan lansia melalui pendekatan terintegrasi bertujuan agar layanan dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan di seluruh kota.
Implikasi dan langkah ke depan
Peluncuran PKH Medan Makmur menegaskan arah kebijakan lokal yang menempatkan perlindungan lansia sebagai prioritas. Selain bantuan sosial, program akan membutuhkan koordinasi antar perangkat daerah, puskesmas, dan komunitas lokal untuk memastikan cakupan dan efektivitas manfaat.
Dengan target besar dan model percontohan di Medan Petisah, pemerintah kota berharap program ini bisa direplikasi di kecamatan lain sehingga lebih banyak lansia memperoleh dukungan hidup yang layak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Ajak Raja Luat Bersama Wujudkan Padang Lawas Maju
Bupati Putra Mahkota ajak 16 raja luat bersinergi wujudkan Padang Lawas Maju melalui silaturahim dan penyera...
Polsek Hutaimbaru Gelar Dialog 'Kopi Kamtibmas' Pererat Sinergi Keamanan
Polsek Hutaimbaru menggelar forum dialog Kopi Kamtibmas pada 24/7 untuk pererat sinergi keamanan, lawan nark...
17 Camat Mangkir, Pembahasan P-APBD Deliserdang Terhenti
Pembahasan LPP APBD 2025 di DPRD Deliserdang tertunda setelah 17 dari 22 Camat tidak hadir dalam rapat Bangg...
Baznas Palas Salurkan Bantuan untuk 10 Guru Tahfiz
Baznas Padanglawas menyalurkan bantuan zakat kepada 10 guru tahfiz dan dukungan pendidikan pada 24 Juli di S...
Polres Langsa Bongkar Ladang Ganja, 83 Tanaman Diamankan
Satresnarkoba Polres Langsa menangkap satu tersangka dan mengamankan 83 batang ganja di ladang sawit Gampong...
IAIN Langsa Kembangkan Pusat BIPA, Tarik 657 Calon Mahasiswa Internasional
IAIN Langsa lakukan studi banding ke UMSU untuk membangun Pusat BIPA sebagai dukungan bagi 657 calon mahasis...