Sekda Deliserdang Tinjau TPS Pilkades Serentak di Pasar VI Kualanamu
BERINGIN — Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Dedi Maswardy, S.Sos., M.AP., meninjau Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026 di Desa Pasar VI Kualanamu, Kecamatan Beringin, Selasa (2/6). Kunjungan dilakukan untuk memastikan tahapan pemungutan suara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Ruang lingkup pelaksanaan
Pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang II ini digelar di 76 desa yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Deliserdang. Pemerintah daerah mengawasi proses agar agenda demokrasi tingkat desa itu berjalan sesuai prosedur.
Pesan dan harapan Sekda
Sekda berharap pemilihan berjalan tanpa gangguan keamanan maupun hambatan lain. Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin desa yang dipercaya untuk memimpin selama delapan tahun ke depan.
"Kita berharap Pilkades ini dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan keamanan maupun hambatan lainnya. Ini merupakan momentum bagi masyarakat untuk memilih Kepala Desa yang dipercaya memimpin Desa selama delapan tahun ke depan"
Sekda juga menegaskan harapannya agar kepala desa terpilih menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Deliserdang dalam pembangunan. Ia meminta agar pemenang mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan memperkuat layanan publik di tingkat desa.
Situasi lapangan
Menurut pantauan Sekda saat kunjungan, proses pemungutan suara berlangsung aman dan kondusif. Petugas berjalan sesuai tata kerja, dan warga tampak menggunakan hak pilihnya secara tertib.
"Sampai saat ini kondisi berjalan baik, aman, lancar dan kondusif. Kita berharap hingga proses penghitungan suara selesai, situasi tetap aman dan terkendali"
Imbauan kepada warga, calon, dan pendukung
Sekda mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana damai selama pelaksanaan Pilkades. Ia mengingatkan bahwa Pilkades merupakan agenda demokrasi rutin yang harus dijalankan dengan sportif.
Untuk calon kepala desa dan pendukung, Sekda meminta menerima hasil dengan lapang dada serta kembali bersatu membangun desa.
"Pilkades bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan proses demokrasi untuk menentukan pemimpin Desa berdasarkan pilihan masyarakat. Pilkades ini pada akhirnya bertujuan memilih pemimpin Desa terbaik yang dapat membantu masyarakat, mendukung pembangunan daerah, dan bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat,"
Pejabat yang mendampingi
Dalam kegiatan itu, Sekda didampingi sejumlah pejabat daerah dan forkopimcam. Mereka ikut memantau jalannya pemungutan suara untuk memastikan proses berlangsung sesuai ketentuan.
- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Deliserdang, Drs. Hendra Wijaya
- Kepala BKAD, Baginda Thomas Harahap, SH
- Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Rachmadsyah, ST
- Camat Beringin, M. Dhani Mulyawan
- Forkopimcam dan unsur terkait lainnya
Pemantauan ini menjadi bagian upaya pemerintah daerah menjaga kualitas penyelenggaraan Pilkades. Pemerintah daerah berharap proses demokrasi di tingkat desa berjalan lancar hingga penetapan hasil.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...