Dapur MBG di Pematangsiantar Diduga Berdekatan Kandang Babi
Video viral menyoroti dugaan lokasi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pematangsiantar yang berada dekat kandang ternak babi. Warga khawatir soal higienitas dan meminta pemeriksaan segera.
Video yang diunggah akun Instagram "sisiluar_" menunjukkan area dapur MBG yang tampak tidak jauh dari sejumlah kandang ternak. Unggahan ini langsung memicu perbincangan dan kritik publik karena potensi gangguan kebersihan dan keamanan pangan.
Video Viral dan Reaksi Warga
Cuplikan yang beredar memperlihatkan bangunan dapur dengan kandang ternak di sekitarnya. Postingan itu telah mendapat ratusan tanda suka dan puluhan komentar sejak diunggah.
Warganet menilai posisi dapur terlalu dekat dengan peternakan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap standar kebersihan yang diterapkan. Beberapa komentar di antaranya:
"Kok jadi sekacau ini Siantar ku, astaga," tulis akun ridho_irfandi_.
"Gawat bah, di mana ni dinas," komentar akun sorayamanurung.
"Lebih enak daging b**i itu daripada MBG," tulis akun dreamfornewworld.
Kekhawatiran Soal Standar Higienitas
Warga yang melihat video mempertanyakan pengawasan terhadap lokasi dan proses produksi makanan program MBG. Mereka menuntut kejelasan tentang standar operasional dan jarak aman antara dapur penyajian dengan area peternakan.
Sampai kini belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara program atau instansi terkait yang menjelaskan lokasi pasti dapur dan SOP kebersihan yang diberlakukan.
Tuntutan Pemeriksaan dan Tindak Lanjut
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan penyelenggara program segera melakukan inspeksi. Tujuannya memastikan program MBG berjalan sesuai standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan sehingga tidak menimbulkan risiko bagi penerima manfaat.
Pengawasan dan transparansi dinilai penting untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap program bantuan makanan. Tanpa klarifikasi resmi, kekhawatiran warga berpotensi memengaruhi citra program dan partisipasi masyarakat.
Kesimpulan: Video viral ini menempatkan sorotan pada tata letak dan pengawasan dapur MBG. Pemeriksaan lapangan dan keterangan resmi dari penyelenggara diperlukan agar program dapat terus berjalan dengan standar kebersihan dan keamanan pangan yang jelas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...