Pasar Otomotif Naik 10,4%, Daihatsu: Permintaan Masih Sehat
JAKARTA — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyatakan pasar otomotif nasional menunjukkan kenaikan year-on-year antara 10,4% hingga 12,5% sampai pertengahan 2026. Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Marketing dan Corporate Planning & Communication ADM, Sri Agung Handayani, pada acara komunitas di Jakarta, Minggu, 22 Juni 2026.
Pertumbuhan pasar secara keseluruhan
ADM mencatat kenaikan baik pada angka wholesales maupun retail sales. Kenaikan ini terjadi meskipun tekanan ekonomi dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menekan beberapa segmen.
Menurut Sri Agung, data awal menunjukkan permintaan kendaraan masih tumbuh sehat dan berkelanjutan di banyak daerah.
Sri Agung Handayani: Kalau dibandingkan tahun lalu, market itu membaik. Baik wholesales maupun retail naik, jadi ada pertumbuhan positif.
Kinerja per segmen
Pertumbuhan tidak terdistribusi merata. Segmen menengah hingga premium menjadi pendorong utama peningkatan pasar. Di sisi lain, segmen Low Cost Green Car (LCGC) cenderung mengalami penurunan proporsi pasar.
Meski demikian, ADM menyatakan volume LCGC relatif stabil karena penjualan di luar kota-kota besar masih kuat. Selain itu, kendaraan komersial seperti pick-up dan semi-komersial mengalami lonjakan permintaan.
- Segmen menengah-premium: kontribusi meningkat signifikan.
- Segmen LCGC: proporsi turun, tapi volume stabil di daerah non-urban.
- Kendaraan komersial: permintaan naik, mencerminkan aktivitas ekonomi produktif.
Dampak ekonomi dan prospek ke depan
Sri Agung menekankan bahwa daya beli konsumen dipengaruhi banyak faktor, bukan semata suku bunga atau nilai tukar. Faktor tersebut mencakup kondisi lapangan kerja, distribusi harga, serta kebutuhan usaha kecil dan menengah.
Daya beli itu tidak hanya ditentukan BI Rate atau kurs. Banyak faktor lain dan tidak bisa dilihat dalam jangka pendek.
Lonjakan pada kendaraan niaga menunjukkan aktivitas ekonomi produktif masih berjalan dan mendorong kebutuhan armada. Hal ini menjadi sinyal positif bagi produsen dan pelaku pasar otomotif untuk menyesuaikan strategi distribusi dan model penjualan.
Ke depan, ADM dan pelaku industri akan memantau perkembangan ekonomi makro serta tren permintaan di daerah non-urban untuk menjaga stabilitas penjualan dan menyesuaikan portofolio produk.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Yamaha x Kahf Ubah Grand Filano Hybrid Jadi Classy Modern Explorer
Yamaha dan Kahf menampilkan Grand Filano Hybrid versi "Classy Modern Explorer" di Jakarta Fair, memadukan ga...
Chery E5 Harga Spesial Rp340 Juta di PRJ Kemayoran
Chery tawarkan harga spesial E5 Rp340 juta di PRJ Kemayoran; promo juga berlaku 22 Juni–22 Juli 2026 di dile...
DFSK Perkenalkan E5 PLUS RHD di Hong Kong, Diproduksi di Cikande
DFSK perkenalkan E5 PLUS setir kanan di Hong Kong; SUV PHEV ini diproduksi di pabrik Cikande dan diposisikan...
Honda CUV e Jadi Andalan Pengawalan JAKIM 2026
WMS dan AHM sediakan 30 unit Honda CUV e untuk operasional tim medis JAKIM 2026, mendukung mobilitas cepat d...
Gear Ultima Jelajah Palu–Gorontalo, Uji Ketangguhan 1.000+ km
Yamaha Gear Ultima menuntaskan etape Palu–Gorontalo (11–15 Juni 2026), menempuh lebih dari 1.000 km untuk me...
PT TVS Raih GreenCo Platinum, Pabrik Masuk Kelas Dunia
PT TVS meraih GreenCo Platinum pada 19 Juni 2026, pengakuan atas praktik manufaktur ramah lingkungan termasu...