Otomotif

Asco Tutup 11 Dealer Daihatsu, Daihatsu Angkat Bicara

Bagikan:
Penutupan outlet Daihatsu oleh Asco Automotive dan peralihan ke Chery

DEPOK — Asco Automotive menutup 11 outlet resmi Daihatsu per 1 Juni 2026 dan beralih menjual merek asal Tiongkok, Chery. Keputusan ini disampaikan pihak dealer dan memicu reaksi dari APM Daihatsu mengenai kelanjutan layanan kepada pelanggan.

Penutupan dan peralihan produk

Grup Asco, mitra Daihatsu selama 37 tahun di Indonesia, secara resmi menghentikan operasi 11 jaringan outlet Daihatsu. Peralihan lini produk dilakukan mulai 1 Juni 2026 dengan memasukkan merek Chery ke portofolio penjualan mereka.

Langkah ini disebut sebagai keputusan strategis bisnis dari pihak dealer dan bukan tindakan yang dilakukan oleh prinsipal.

Reaksi Daihatsu

Pihak PT Astra International Tbk sebagai Daihatsu Sales Operation menyatakan menghormati keputusan bisnis tersebut. Tri Mulyono, Customer Relation Division Head, menegaskan fokus perusahaan tetap pada pelayanan pelanggan selama transisi.

"Kami sangat menghormati apa yang menjadi keputusan bisnis masing-masing grup dealer,"

Tri menambahkan bahwa penutupan ini hanya menyangkut satu grup dealer dengan 11 outlet, sementara hingga kini Daihatsu didukung sekitar 23 grup dealer di seluruh Indonesia.

Dampak ke pelanggan dan jaringan layanan

Daihat­su menyatakan telah melakukan pemetaan agar kebutuhan pelanggan tetap terlayani. Perusahaan memastikan layanan perawatan berkala dan klaim garansi tetap bisa diakses melalui outlet resmi terdekat.

Sebaran 11 outlet yang ditutup terdiri dari:

  • 6 outlet di DKI Jakarta
  • 5 outlet di Jawa Timur

Secara total, jaringan dealer Daihatsu di Indonesia tetap berada di kisaran 200 outlet. Evaluasi kinerja dealer juga dijalankan secara berkala setiap tiga bulan.

Konteks industri dan langkah ke depan

Peralihan Asco menandai masuknya merek-merek asal China yang semakin aktif menggoyang peta persaingan otomotif nasional. Daihatsu menyatakan komitmen menjaga kualitas layanan meski dinamika jaringan terus berubah.

Ke depannya, konsumen diharapkan tetap memperoleh layanan purna jual tanpa gangguan, sementara prinsipal dan dealer lain melanjutkan pemantauan agar cakupan layanan tetap merata.

Catatan: Perubahan ini merupakan keputusan bisnis dari pihak dealer dan telah mendapat respons dari pihak Astra Daihatsu terkait kesinambungan layanan pelanggan.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait