Pertahankan HET Minyakita, Qodari Minta Presiden Dengarkan Masyarakat Rentan
Qodari meminta Presiden untuk mempertahankan HET Minyakita dan mendengarkan aspirasi masyarakat rentan. Seruan itu disampaikan sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga serta melindungi kelompok yang paling terpengaruh oleh fluktuasi harga.
Seruan mempertahankan HET Minyakita
Qodari menegaskan bahwa kebijakan Harga Eceran Tertinggi, yang dikenal sebagai HET Minyakita, harus tetap dipertahankan. Menurutnya, langkah ini penting agar pasokan dan harga produk pangan pokok tetap terjangkau bagi warga berpenghasilan rendah.
Alasan perlindungan bagi masyarakat rentan
Permintaan Qodari diarahkan untuk memastikan kelompok rentan tidak semakin terbebani oleh kenaikan harga. Ia menyoroti bahwa kebijakan harga memiliki peran sentral dalam menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi keluarga berpendapatan rendah.
Imbauan agar Presiden mendengar suara publik
Dalam seruannya, Qodari meminta agar Presiden memberikan perhatian lebih pada masukan dari masyarakat lapisan bawah. Ia menyarankan pemerintah menimbang dampak kebijakan pada kelompok rentan sebelum melakukan perubahan aturan harga.
Pertimbangan kebijakan dan langkah lanjut
Qodari menggarisbawahi pentingnya pengawasan pelaksanaan kebijakan untuk memastikan HET efektif menjaga keterjangkauan. Ia juga mengimbau agar kebijakan disertai mekanisme distribusi dan pengendalian harga yang jelas agar manfaatnya dirasakan oleh penerima sasaran.
Sebagai penutup, Qodari menekankan bahwa kebijakan harga tidak hanya soal angka, tetapi juga soal perlindungan sosial. Ia mendorong dialog antara pembuat kebijakan dan kelompok masyarakat terdampak untuk menemukan solusi yang berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
UKWR RRI 2026: Jurnalis RRI Jakarta Harap Lulus dengan Nilai Memuaskan
Peserta UKWR RRI di Jakarta berharap lulus kompeten; ujian 19-20 Agustus 2026 diikuti 71 peserta.
Wamendikdasmen Tekankan Motivasi dan Pendampingan PJJ di Gorontalo
Wamendikdasmen tinjau PJJ di SMAN 1 Gorontalo, menekankan motivasi, pendampingan keluarga, dan pertemuan lur...
RRI Siapkan Jurnalis Hadapi Migrasi Audiens lewat UKWR ke-54
RRI gelar UKWR ke-54 (19-20 Agustus 2026) untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dan menanggapi migrasi audi...
Wamendikdasmen Tinjau PJJ di Gorontalo: Pastikan Anak Tetap Belajar
Wamendikdasmen tinjau PJJ di Gorontalo untuk memastikan anak ATS mendapat pendampingan, motivasi, dan layana...
Gempa M7,7 Guncang NTT: Empat Pasar Rusak dan Rantai Pasok Terganggu
Gempa M7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026 merusak empat pasar, termasuk Pasar Inpres Ruteng, dan mengganggu ran...
Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling di Posko Gempa NTT
Pemerintah menggelar trauma healing dan perpustakaan keliling di posko GOR Samador, Sikka pada 19 Agustus 20...