Kesehatan

Dokter Ingatkan Pelari Siapkan Tubuh Sebelum Berlomba

Bagikan:
Pelari melakukan pemanasan dan persiapan fisik sebelum lomba

Dokter spesialis kedokteran olahraga mengingatkan pelari agar mempersiapkan kondisi fisik sebelum mengikuti lomba untuk mengurangi risiko komplikasi. Pernyataan ini disampaikan dr. Listya Tresnanti Mirtha pada 19 Juni 2026, menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan, istirahat, dan pengelolaan faktor risiko sebelum berlari.

Pemeriksaan kesehatan sebelum lomba

Menurut dr. Listya, pemeriksaan kesehatan membantu memastikan tubuh siap menghadapi beban aktivitas berat. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya preventif untuk menekan kemungkinan gangguan saat kompetisi berlangsung.

"Secara umum sebetulnya lari atau maraton bukan aktivitas berbahaya bila dipersiapkan baik,"

Kelompok yang perlu perhatian khusus

Dokter menekankan perhatian khusus bagi pelari berusia di atas 35 tahun serta mereka dengan kondisi medis tertentu. Pemeriksaan tambahan dianjurkan untuk menilai risiko sebelum berpartisipasi dalam lomba.

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Riwayat penyakit jantung dalam keluarga

Kelompok tersebut berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi saat berlari dan perlu pengawasan medis lebih ketat.

Istirahat, nutrisi, dan pemulihan

Selain latihan terencana, dr. Listya menyoroti peran penting tidur, asupan nutrisi, hidrasi, dan fase pemulihan dalam program latihan. Ia menjelaskan bahwa adaptasi fisiologis terjadi saat tubuh beristirahat, bukan hanya saat berlatih.

"Adaptasi tubuh justru terjadi saat istirahat sehingga tidur cukup sangat penting,"

Kenali tanda bahaya dan atur ekspektasi

Pelari juga diingatkan untuk mengenali gejala darurat seperti nyeri dada atau sesak napas. Bila mengalami tanda-tanda tersebut, peserta sebaiknya menghentikan aktivitas dan mencari bantuan medis.

"Jangan FOMO, semua harus dipersiapkan sesuai kondisi tubuh masing-masing," ucap dr. Listya.

Rekomendasi praktis sebelum lomba

  • Jalani pemeriksaan kesehatan sesuai usia dan riwayat penyakit.
  • Atur program latihan bertahap dan jangan paksakan beban berlebih.
  • Perhatikan nutrisi, hidrasi, dan waktu tidur menjelang lomba.
  • Kenali dan hormati batas tubuh saat berlomba.

Dengan persiapan yang matang, lari dan maraton tetap dapat dinikmati secara aman. Pendekatan preventif dan kesadaran terhadap kondisi tubuh meminimalkan risiko dan membantu pelari mencapai performa optimal.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait