Ekonomi

IRSE 2026: HIPPINDO Gelar Indonesia Retail Summit & Expo

Bagikan:

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) akan menggelar Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 pada 26-27 Agustus 2026 sebagai penutup rangkaian kegiatan ritel Agustus. Acara dua hari diharapkan mempertemukan seluruh pelaku ekosistem ritel untuk memperkuat kapabilitas dan kolaborasi, kata organisasi penyelenggara.

Agenda dan tujuan IRSE 2026

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menyatakan IRSE menjadi penutup rangkaian program ritel pada Agustus. Rangkaian itu mencakup Program Belanja di Indonesia Aja, Indonesia Shopping Festival, dan Hari Ritel Modern Indonesia.

"Supaya Indonesia retail bisnis industri bisa menjadi tuan rumah dan panutan terutama di Asia dan dunia. Kita menutup dengan Indonesia Retail Summit yang sudah berlangsung lima kali,"

Budihardjo menambahkan bahwa forum ini sengaja dibuat untuk mengumpulkan seluruh ekosistem ritel. Ia berharap pembukaan dapat dilakukan oleh pejabat terkait untuk menegaskan dukungan pemerintah.

"Itu selama dua hari dan mungkin Bu Asdep mohon bisa dibuka oleh Pak Menko. Karena memang di situ akan berkumpul seluruh ekosistem daripada ritel dan menurut kami ini adalah ritel terbesar,"

Isi acara: tema, sesi, dan peserta

Ketua panitia IRSE 2026 Haryanto Pratantara menjelaskan tujuan lain penyelenggaraan adalah meningkatkan kompetensi anggota dan mendorong kolaborasi antar-pemangku kepentingan.

"Ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat penting untuk memperkuat ekosistem perdagangan di Indonesia. Melalui pertukaran pengetahuan atau knowledge sharing di antara para peserta dan ekosistem yang ada di ritel,"

IRSE 2026 mengusung tema "Rethinking Retail: The Future is Customer-Led". Penyelenggara menyiapkan program konferensi dan pameran sebagai berikut:

  • 31 sesi konferensi
  • 55 pembicara
  • 93 peserta pameran
  • Target pengunjung selama dua hari: 4.000 orang

Dukungan pemerintah

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan, Franciska Simanjuntak, menilai IRSE sebagai forum strategis. Ia mengatakan tema tahun ini relevan karena dinamika perilaku konsumen terus berubah.

"Forum ini sebagai suatu forum strategis mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, akademisi, asosiasi. Pastinya untuk bersama-sama membahas bagaimana masa depan sektor perdagangan dan ritel di Indonesia,"

Asisten Deputi Kemenko Bidang Perekonomian, Ismariny, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pemerintah terhadap penyelenggaraan IRSE 2026.

"Pastinya kami pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan apresiasi kepada HIPPINDO atas inisiatif berkelanjutan. Dalam mendorong peningkatan konsumsi domestik serta penguatan ekosistem ritel melalui berbagai program tersebut,"

"Sebagai penutup, atas nama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kami menyampaikan dukungan penuh. Atas penyelenggaraan Indonesia Retail Summit dan Expo, Hari Ritel Modern Indonesia, dan Belanja di Indonesia Aja Agustus 2026,"

Implikasi dan penutup

IRSE 2026 diposisikan sebagai platform untuk mempercepat adaptasi ritel terhadap perubahan perilaku konsumen. Dengan tema yang menekankan pelanggan sebagai pusat, acara ini diharapkan memicu inovasi produk, layanan, dan model bisnis.

Penyelenggaraan pada akhir Agustus berpotensi memperkuat momentum program ritel nasional sepanjang bulan tersebut dan mendorong sinergi antar-pemangku kepentingan untuk iklim usaha yang lebih kondusif.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait