DPRD Dorong Perkuat RTH Perbatasan untuk Kembalikan Citra Kota Bunga
Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota Bunga.
MALANG — Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto, meminta alokasi anggaran tahun ini difokuskan untuk memperkuat ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perbatasan. Pernyataan itu disampaikan usai rangkaian Hari Jadi ke-112 Kota Malang pada Rabu, 13 Mei 2026.
Dorongan penguatan RTH di perbatasan
Eko menilai wajah kota dari utara, selatan, timur, hingga barat harus mencerminkan identitas Kota Bunga yang hijau dan nyaman. Ia berharap pengunjung yang memasuki Kota Malang langsung merasakan suasana tersebut.
Kita ingin ketika orang masuk Kota Malang langsung merasakan suasana kota yang hijau dan nyaman. Itu harus terlihat dari taman, pohon dan ruang hijaunya
Kondisi taman dan kampung tematik
Menurut Eko, sejumlah taman kota dan kampung tematik mulai kehilangan daya tarik karena minim revitalisasi dan perawatan berkelanjutan. Ia menyoroti contoh nyata seperti Kampung Warna-Warni dan Kampung 3G yang dulu menjadi ikon wisata lokal.
Dulu kampung tematik itu luar biasa. Lampion hidup, taman kecil tertata, warna cat masih bagus dan menjadi daya tarik wisatawan. Sekarang ada beberapa titik yang mulai memudar
Eko menegaskan revitalisasi tidak bisa hanya mengandalkan swadaya masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir melalui dukungan anggaran dan program perawatan rutin.
Tantangan anggaran dan capaian RTH
Komisi D mencatat capaian RTH Kota Malang saat ini masih di kisaran 17–18 persen, belum memenuhi target nasional sebesar 20 persen. Keterbatasan lahan menjadi salah satu kendala utama.
Selain itu, beberapa tahun terakhir banyak dana dan perhatian terserap untuk penanganan sampah, yang volumenya mencapai sekitar 600–800 ton per hari, serta pemangkasan pohon dan kebersihan rutin.
Eko juga menunjukkan adanya potensi lahan dari fasilitas umum dan fasilitas sosial perumahan yang belum dimanfaatkan maksimal.
Rekomendasi langkah cepat
Untuk memperbaiki kondisi, Eko merekomendasikan langkah-langkah berikut:
- Memprioritaskan anggaran RTH pada perbatasan dan jalur masuk kota.
- Menetapkan program perawatan rutin untuk taman dan kampung tematik.
- Memaksimalkan pemanfaatan fasum-fasos perumahan yang belum diserahkan.
- Melibatkan masyarakat dalam pemeliharaan dengan dukungan anggaran dan teknis dari pemda.
Eko mengakui tantangan anggaran, namun berharap momentum Hari Jadi ke-112 menjadi titik awal kebangkitan untuk mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota Bunga. Komitmen dan gerakan nyata, menurutnya, dibutuhkan agar taman kota dan kampung tematik kembali hidup dan menjadi kebanggaan warga.
Penutup: Jika perawatan dilakukan rutin dan ada komitmen anggaran, kerusakan taman dapat diminimalkan dan ruang terbuka hijau yang sempat memudar berpeluang pulih menjadi ruang publik yang menarik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ambulans Relawan Dorong Tandu hingga Bukit Antarkan Pasien Kanker di Jember
Ambulans relawan di Jember mendorong tandu naik bukit untuk menjemput pasien kanker, mengungkap keterbatasan...
Surabaya Percepat Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Wali Kota Eri Cahyadi sebut keberhasilan pembangunan Surabaya bergantung pada sinergi birokrasi dan peran ak...
Kejurkab Bulutangkis 2026 Jadi Ajang Penjaringan Atlet Trenggalek
Kejurkab Bulutangkis 2026 di Trenggalek (5–8 Juli) dimanfaatkan untuk menambah jam terbang atlet dan menjari...
DPRD Surabaya Panggil Dinkes dan RSUD Soewandhie soal Pelayanan Korban Konser
Ketua DPRD Surabaya akan memanggil Dinkes dan RSUD Soewandhie untuk klarifikasi pelayanan medis korban keric...
Larung Sembonyo di Pantai Popoh: Tradisi dan Upaya Pelestarian
Larung Sembonyo digelar di Pantai Popoh, Tulungagung pada 5 Juli 2026 sebagai ungkapan syukur dan upaya pele...
PDI Perjuangan Madiun Gelar Pelatihan Memasak untuk Perkuat UMKM
PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar pelatihan memasak 5 Juli 2026 untuk meningkatkan keterampilan dan pelua...