Peresmian Jembatan Garuda dan Titik Air Bersih di Simalungun
SIMALUNGUN — Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama jajaran Forkopimda menghadiri peresmian Jembatan Garuda TNI–Polri dan titik air bersih TNI AD secara daring oleh Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Kamis (13/8). Acara berlangsung di Nagori Karang Anyer Huta VI, Kecamatan Gunung Maligas, dan merupakan bagian program "Negara Hadir Untuk Rakyat" untuk memperluas akses infrastruktur ke pelosok.
Ringkasan program dan peluncuran
Kepala Staf Angkatan Darat melaporkan pembangunan infrastruktur mencapai kemajuan signifikan. Secara nasional tercatat 6.240 titik yang meliputi jembatan dan fasilitas air, terdiri dari 3.008 titik jembatan dan 3.232 titik air bersih serta air irigasi pertanian.
Pada peresmian hari ini diluncurkan secara daring 1.000 titik baru, yaitu 700 titik air bersih dan 300 titik air persawahan.
Capaian pembangunan jembatan
Pembangunan jembatan menunjukkan percepatan. Sebanyak 2.500 titik jembatan selesai dalam hampir tujuh bulan. Dari total 3.008 titik yang dikerjakan, 508 jembatan masih dalam proses dan 798 berada di daerah pascabencana.
Target penyelesaian 5.000 titik jembatan diyakini tercapai tahun ini seiring percepatan pelaksanaan teknis dan sinergi antarinstansi.
Kemajuan air bersih dan irigasi
Di sektor air bersih, capaian tercatat luar biasa: 10.912 titik sudah dibangun. Dari jumlah itu, 5.797 titik diselesaikan dalam lima tahun sebelumnya, sementara Januari–Agustus tahun ini rampung 3.000 titik—setara pencapaian empat tahun sebelumnya.
Pembangunan juga menyasar wilayah sulit seperti Pulau Raas, titik ke-3.000 di Sumenep pada kedalaman 90 meter, dan Gunung Sitoli yang berhasil dibor hingga 180 meter untuk melayani 231 kepala keluarga.
Sektor irigasi mengubah 83.150 hektar lahan tadah hujan menjadi lahan panen tiga kali setahun, dengan 445 titik baru sedang dibangun untuk mengairi tambahan 16.970 hektar. Secara total, 100.120 hektar lahan kini berpotensi menghasilkan 1,5 juta ton gabah per tahun.
Pembangunan pipanisasi juga berjalan, termasuk pipa sepanjang 15 kilometer di Pulau Bawean dan proyek serupa 15 kilometer di Samosir yang diharapkan rampung akhir tahun ini.
Respons pimpinan dan masyarakat
"TNI dan Polri adalah tentara dan polisi rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan memberi yang terbaik untuk rakyat," tegas Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri.
Di lokasi, Bupati Anton menyambut baik manfaat proyek bagi mobilitas dan perekonomian lokal. Ia menyorot sinergi TNI–Polri dalam pembangunan infrastruktur.
"Jembatan dan air bersih ini sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan taraf perekonomian warga," ujar Bupati Anton.
Penutup: Harapan keberlanjutan
Kegiatan di Nagori Karang Anyer diakhiri dengan pemotongan pita menandai berfungsinya jembatan bagi warga setempat. Pelaksanaan program ini diharapkan terus meluas sehingga negara hadir hingga pelosok dan mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sungai Meluap Genangi Jalan Blangsebel Simeulue hingga 50 cm
Hujan deras di Simeulue (13/8) menyebabkan luapan sungai menggenangi jalan Blangsebel hingga sekitar 50 cm,...
Krueng Barona Jaya Gelar Bimtek DTSEN untuk Operator SIKS-NG
Kecamatan Krueng Barona Jaya dan Dinsos Aceh Besar gelar Bimtek DTSEN untuk operator SIKS-NG agar data bantu...
Aceh Besar Dorong Museum Indrapurwa Jadi Pusat Pendidikan Sejarah
Aceh Besar mendorong Museum Indrapurwa jadi pusat pendidikan dan penelitian sejarah melalui seminar rekonstr...
Hakim Vonis 10 Tahun untuk Dua Kurir Ganja 20 Kg
PN Medan memvonis dua kurir ganja 20 kg dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 140 ha...
Forkopimcam Blang Bintang Pasang Bendera Sambut HUT RI ke-81
Forkopimcam Blang Bintang menggelar gotong royong dan memasang bendera Merah Putih di Bundaran Blang Bintang...
TMMD Ke-129 di Batubara Tuntas, Tembok 1 Km Selesai
TMMD Ke-129 di Desa Kapal Merah, Batubara, ditutup 13 Agustus 2026 dengan capaian tembok 1 km dan program no...