Percepat Pembangunan Irigasi, Pemerintah Alokasikan Rp12 T/Tahun
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
Percepatan pembangunan irigasi
Menurut Sudaryono, percepatan dilakukan dengan memperbaiki jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier yang selama ini sering terhambat oleh birokrasi dan pembagian kewenangan antar daerah. Pemerintah menilai kehadiran negara diperlukan jika daerah belum mampu merehabilitasi jaringan irigasi sendiri.
Presiden memutuskan bahwa persoalan irigasi tidak boleh lagi terhambat oleh birokrasi. Kalau daerah belum mampu memperbaiki, negara harus hadir, karena itu pemerintah mengalokasikan sekitar Rp12 triliun setiap tahun untuk memperbaiki irigasi primer, sekunder, maupun tersier di seluruh Indonesia agar produktivitas pertanian meningkat
Alokasi anggaran dan fokus teknis
Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp12 triliun setiap tahun untuk perbaikan jaringan irigasi. Dana ini ditujukan untuk pekerjaan konstruksi, rehabilitasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian.
- Irigasi primer
- Irigasi sekunder
- Irigasi tersier
Hambatan tata kelola dan solusi
Selama ini optimalisasi jaringan irigasi sering terkendala karena pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Pemerintah pusat menegaskan akan turun tangan bila kemampuan daerah terbatas, sekaligus menyederhanakan regulasi untuk mempercepat pelaksanaan proyek.
Dampak terhadap ketahanan pangan
Sudaryono menyebut percepatan irigasi sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung swasembada pangan. Menurutnya, serangkaian kebijakan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil, termasuk penghentian impor beberapa komoditas strategis seperti beras konsumsi dan jagung konsumsi.
Tujuan akhirnya jelas, yaitu Indonesia swasembada pangan, stok pangan nasional kuat. Dan yang paling penting petani Indonesia semakin sejahtera
Langkah lanjutan
Pemerintah berencana terus memperkuat investasi di sektor pertanian melalui peningkatan anggaran, pembangunan infrastruktur, dan penyederhanaan regulasi. Fokusnya adalah memastikan jaringan irigasi yang andal agar produktivitas lahan meningkat dan ketergantungan impor berkurang.
Dengan alokasi anggaran dan kebijakan tata kelola yang disederhanakan, pemerintah menargetkan produktivitas pertanian yang lebih tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari prioritas nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR: Kawasan Industri Harus Jadi Pusat Riset dan Inovasi
Ilham Permana mendorong kawasan industri jadi pusat riset, vokasi, dan inkubator teknologi untuk dorong inov...
Willy Aditya Dorong Pojok Baca di Gedung DPR untuk Tingkatkan Literasi
Willy Aditya mendorong pembangunan pojok baca di gedung DPR (29 Juni 2026) untuk memperluas akses literasi b...
Legislator: Ego Sektoral Hambat Investasi Kawasan Industri
Legislator Komisi VII ingatkan ego sektoral antar kementerian menghambat masuknya investasi ke kawasan indus...
Mentrans Dorong Barelang Tarik Investor Dunia
Menteri Transmigrasi mendorong Barelang menarik lebih banyak investor global setelah rencana proyek AI bersk...
354 Peserta Ikuti Ta'aruf Golek Garwo Kemenag di Jakarta
354 muda-mudi mengikuti Ta'aruf Golek Garwo Kemenag di Jakarta, bagian dari Nikah Fest 2026 untuk pertemuan...
Komisi V DPR Desak Kementerian PU Selesaikan Banjir Jabodetabek
Komisi V DPR minta Kementerian PU prioritaskan penyelesaian banjir Jabodetabek dan alokasikan anggaran untuk...