Gaya Hidup

Scoot buka penerbangan langsung Singapura–Pontianak, 3x seminggu

Bagikan:

Pontianak, Kalimantan Barat. Maskapai berbiaya rendah Scoot resmi meluncurkan penerbangan langsung antara Singapura dan Pontianak pada hari Senin, membuka peluang baru bagi pariwisata, perdagangan, dan investasi di provinsi ini. Rute Singapore–Pontianak–Singapore akan beroperasi tiga kali dalam seminggu melalui Supadio International Airport di Kubu Raya.

Rute dan jadwal

Penerbangan perdana menandai kembalinya koneksi langsung Pontianak ke kota negara setelah beberapa tahun harus transit. Dengan frekuensi tiga kali seminggu, rute ini mengurangi kebutuhan perjalanan menggunakan kapal atau penghubung melalui kota lain.

Dampak terhadap pariwisata

Gubernur Ria Norsan menyambut baik rute baru ini dan menilai akses langsung akan memudahkan mobilitas penduduk sekaligus menarik wisatawan internasional. Pemerintah provinsi menargetkan promosi destinasi unggulan, termasuk Singkawang, yang terkenal dengan warisan Tionghoa dan perayaan Cap Go Meh.

"For people traveling to Singapore and for Singaporeans who want to visit Pontianak, this route will make travel much easier because passengers no longer need to transit through other cities or use ferry services," Norsan said.

Ia menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan antara Pontianak dan Singkawang juga membuat perjalanan ke destinasi utama menjadi lebih nyaman.

Potensi perdagangan dan kargo

Selain pariwisata, rute langsung dinilai dapat meningkatkan pengiriman barang dan ekspor komoditas. Provinsi ini menghasilkan berbagai produk kelautan dan pertanian yang berpotensi masuk pasar Singapura.

  • Ikan
  • Udang
  • Kepiting
  • Produk hasil laut lainnya

Karena Singapura sangat bergantung pada impor pangan, pemerintah berharap hubungan udara baru ini membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pemulihan lalu lintas internasional di Supadio

Maya Damayanti, general manager Supadio International Airport, menyebut kedatangan Scoot sebagai tonggak penting bagi konektivitas internasional provinsi. Bandara mencatat pemulihan lalu lintas internasional sejak layanan kembali pada September 2025.

"The presence of Scoot is an important development in strengthening West Kalimantan's connectivity with the international market through Singapore," she said.

Data bandara menunjukkan 1.289 pergerakan pesawat internasional dan lebih dari 155.000 penumpang internasional sejak pembukaan kembali, dengan rata-rata load factor mencapai 70 persen. Angka ini mencerminkan permintaan stabil untuk perjalanan luar negeri bagi kepentingan pariwisata, bisnis, pendidikan, dan medis.

Prospek dan rencana ke depan

Pemerintah provinsi kini mengincar pengembangan konektivitas internasional lebih luas, termasuk upaya membuka rute langsung ke kota-kota di China seperti Beijing dan Guangzhou. Harapannya, peningkatan akses udara akan memperkuat daya saing Kalimantan Barat sebagai tujuan wisata dan bisnis serta memperluas jaringan ke pasar regional.

Scoot yang terhubung langsung ke Pontianak diharapkan menjadi katalis bagi lonjakan kunjungan dan arus barang antarbenua dalam beberapa periode mendatang.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait