Nidji Tutup BTV Semesta Berpesta di Makassar, Ribuan Hadir
Makassar, Sulawesi Selatan. Ribuan penonton memadati Lapangan Karebosi Sabtu malam saat BTV Semesta Berpesta singgah di kota ini. Festival yang merupakan rangkaian tur nasional itu menghadirkan musisi papan atas dan band lokal, dengan Nidji menutup acara sebagai penampil utama.
Penutupan energik oleh Nidji
Pukul malam, pop-rock band Nidji tampil sebagai penutup dan mengobarkan semangat penonton. Band membawakan sembilan lagu hits yang membuat penonton bernyanyi bersama sepanjang pertunjukan.
- Lala Song
- Disco Lazy Time
- Zayang Zayang
- Bolehlah Ku Berharap
- Sumpah dan Cinta Matiku
- Rahasia Hati
- Laskar Pelangi
- Biarlah
- Hapus Aku
Band lokal mengisi suasana sebelum headline
Sebelum Nidji, deretan band lokal mengisi panggung dan menghangatkan suasana. Makassar-based Paradivya membuka nuansa romantis dengan beberapa lagu andalan mereka.
- Sesal
- Bawa Aku
- Pelukan yang Tepat
- Sampai Kapan
- Bahagia Bercerita
Kelompok indie Kapal Udara juga mendapat dukungan kuat dari penggemar setia yang datang lebih awal demi menyaksikan penampilan mereka.
Dilla, penonton asal Kabupaten Gowa, mengatakan bahwa Kapal Udara adalah band favoritnya dan dia datang lebih awal hanya untuk menonton mereka.
The Lantis dan nuansa retro-pop
Festival menampilkan juga The Lantis, grup retro-pop yang terinspirasi suara The Beatles dan sentuhan pop 1970-an. Band ini memainkan beberapa lagu populer yang menghadirkan sentuhan nostalgia bagi penonton.
- Pancarona
- Merah dan Hijau
- Belahan Jiwa
- Teruntuk Dirimu
- Lampu Merah
- Bila
- Ambang Rindu
- Bunga Maaf
Acara seharian dan dukungan untuk UMKM
Selain konser malam, BTV Semesta Berpesta menyajikan rangkaian kegiatan keluarga sejak pagi. Pengunjung dapat mengikuti permainan, lomba anak, dan aktivitas olahraga sebelum menikmati penampilan musik.
Acara juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya penjual makanan dan minuman, untuk memajang dan menjual produk lokal. Kehadiran mereka menambah warna sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi komunitas setempat.
Rangkaian tur dan penutup nasional
Makassar menjadi destinasi kedua dari belakang dalam tur yang telah singgah di Bali, Yogyakarta, Malang, Bandung, Bogor, dan Bekasi. Festival ini akan menutup rangkaian tour nasionalnya dengan satu konser terakhir di Jakarta.
Penampilan yang memadukan nama besar dan talenta lokal ini diharapkan memperkuat ekosistem musik regional sekaligus memberi kesempatan ekonomi bagi pelaku UMKM setempat.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
L'Eminence Lembang: Hotel Bintang 5 Pertama Tawarkan Paket Libur Sekolah
L'Eminence Golf & Resort Lembang hadir sebagai hotel bintang 5 pertama di Lembang dengan paket libur sekolah...
Disbud DKI Pamerkan 60 Wastra Langka di Museum Tekstil
Dinas Kebudayaan DKI pamerkan 60 wastra langka di Museum Tekstil sejak 24 Juni 2026, termasuk 114 kain ulos...
Imigrasi Minta Tinjau Ulang Rencana Perluasan Bebas Visa
Kepala Imigrasi minta pemerintah tinjau ulang rencana perluasan bebas visa karena khawatir tak tingkatkan de...
HAIKU Touring ke Garut: 17 Honda ADV Nikmati Karang Papak
HAIKU touring ke Pantai Karang Papak, Garut, 20-21 Juni 2026; 17 member Honda ADV mempererat kebersamaan sam...
Bobby's Burger Pop-Up Hadir di 23 Paskal Bandung (22 Jun-5 Jul)
Bobby's Burger buka pop-up eksklusif di 23 Paskal Bandung, 22 Juni–5 Juli 2026, lengkap promo, tantangan Loo...
Kemenbud Kejar 1.000 Cagar Budaya Nasional pada 2026
Kementerian Kebudayaan mempercepat penetapan untuk mencapai 1.000 cagar budaya nasional pada 2026 dengan inv...