Perbaikan Layanan Investasi Kunci Perkuat Iklim Investasi
Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menilai perbaikan layanan investasi menjadi kunci memperkuat iklim investasi Indonesia. Pernyataan itu disampaikan pada acara Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 di Jakarta, Rabu, 16 September 2026. Rosan menekankan pentingnya kepastian waktu dan kejelasan prosedur perizinan untuk mengurangi risiko ketidakpastian bagi investor.
Perbaikan layanan sebagai prioritas
Menurut Rosan, ALI 2026 bukan sekadar pemberian penghargaan. Acara ini menjadi momentum memperkuat tata kelola pelayanan agar lebih terukur, terstruktur, dan memberi kepastian. Ia meminta seluruh penyelenggara layanan investasi untuk terus meningkatkan kualitas, kecepatan, dan transparansi pelayanan.
"Layanan investasi menjadi salah satu kunci bagaimana kita bisa meningkatkan iklim investasi secara keseluruhan di Indonesia. Bapak-Ibu yang ada di ruang ini sudah sangat membantu kami dalam rangka meningkatkan iklim investasi dan industri,"
Ruang lingkup penilaian ALI 2026
ALI 2026 merupakan puncak rangkaian penilaian kinerja PTSP dan PPB yang dimulai sejak April 2026 berdasarkan Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 2 Tahun 2022. Penilaian mencakup 571 objek di tingkat pusat dan daerah, yaitu 546 pemerintah daerah dan 25 kementerian/lembaga.
Evaluasi menilai kinerja pelayanan investasi secara menyeluruh. Proses penilaian mencakup enam aspek utama sebagai berikut:
- Kelembagaan
- Sumber daya manusia
- Sarana dan prasarana
- Proses pelayanan
- Koordinasi
- Monitoring dan evaluasi
Hasil penilaian untuk perbaikan berkelanjutan
Rosan menegaskan hasil ALI 2026 tidak hanya menjadi dasar pemberian penghargaan. Hasil tersebut juga menjadi instrumen evaluasi untuk mendorong perbaikan kualitas perizinan secara berkelanjutan. Pemerintah pusat dan daerah diminta memperkuat sinergi untuk menyelesaikan hambatan yang masih menghambat pelaksanaan kegiatan usaha.
Mendorong penciptaan lapangan kerja
Rosan mengaitkan perbaikan layanan investasi dengan agenda penciptaan lapangan kerja berkualitas. Dengan pertambahan penduduk sekitar dua juta jiwa per tahun, kebutuhan lapangan kerja meningkat. Ia menekankan investasi sebagai salah satu program utama untuk mewujudkan penciptaan kerja tersebut.
"Setiap tiga tahun kita melahirkan satu negara Singapura, sekitar 6 juta orang. Penciptaan lapangan pekerjaan menjadi PR kita bersama, dan investasi adalah salah satu program yang membuat penciptaan lapangan pekerjaan itu bisa tercipta dan berjalan dengan baik,"
Prospek dan implikasi
Perbaikan layanan diharapkan memberi kepastian lebih baik bagi dunia usaha dan memperkuat iklim investasi nasional. Langkah ini juga diharapkan mendorong peningkatan realisasi investasi serta penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah. Ke depan, fokus perbaikan diarahkan pada layanan yang mudah, cepat, transparan, dan berkualitas untuk menarik investor dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Gempa Swarm di Selatan Bandung Didominasi Magnitudo 2-3
Gempa swarm mengguncang selatan Bandung pada 17 Sep 2026; BMKG catat puluhan kejadian, magnitudo umumnya 2–3...
Pemerintah Tetapkan 18 Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama 2027
Pemerintah menetapkan 18 hari libur nasional dan delapan hari cuti bersama 2027 melalui SKB tiga menteri pad...
Prabowo: Investasi Besar Akan Masuk Indonesia dalam Minggu Depan
Presiden Prabowo menyebut investasi besar akan masuk Indonesia dalam beberapa minggu, dengan realisasi 2025...
42 Gempa Guncang Bandung dalam Sehari, BMKG Jelaskan Penyebab
BMKG mencatat 42 gempa mengguncang Kabupaten Bandung dalam kurang dari 24 jam; gempa dangkal akibat sesar ak...
Komisi III DPR Minta Usut Alasan 'Cuaca Buruk' KM Virgo 8
Komisi III DPR minta penyelidikan kasus KM Virgo Transport 8 transparan; cuaca buruk tak boleh jadi satu-sat...
Hari Terakhir Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Hari ke-10 pencarian lima jurnalis dan tiga kru di Selat Sunda; Basarnas siapkan opsi perpanjangan tiga hari...