DPRD Dukung Perampingan OPD Magetan, Minta Kajian Mendalam
MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberi sinyal positif terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk melakukan perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rencana ini dinilai perlu untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas kinerja birokrasi. Pernyataan itu disampaikan menyusul wacana restrukturisasi yang dibahas oleh Pemkab, Rabu (22/7/2026).
DPRD: Dukungan Bersyarat
Plt. Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menyatakan legislatif mendukung upaya efisiensi. Namun dukungan tersebut disertai syarat agar proses penggabungan instansi dilakukan secara cermat. Menurutnya, langkah ini tidak boleh mengabaikan fungsi dasar masing-masing lembaga.
Prinsipnya kami mendukung efisiensi. Namun, penggabungan ini harus benar-benar tepat sasaran dan sesuai tupoksinya. Jangan sampai mengulangi kekeliruan masa lalu, seperti Dinas Ketahanan Pangan yang sempat disatukan dengan Dinas Lingkungan Hidup
Suyatno menegaskan pesan itu saat memberikan pandangan DPRD tentang rencana penataan OPD.
Pentingnya Memperhatikan Tupoksi dan Potensi Daerah
DPRD meminta agar proses penggabungan berpegang pada tupoksi masing-masing unit kerja. Selain itu, penataan struktur harus mempertimbangkan potensi daerah dan kebutuhan publik secara luas. Magetan memiliki keunggulan di sektor pariwisata, pertanian, dan peternakan, yang menurut DPRD tidak boleh terabaikan.
Struktur OPD yang baru diharapkan mampu mengakomodasi dan mendorong optimalisasi ketiga sektor tersebut. Jika tidak, pengurangan jajaran bisa berujung pada melemahnya layanan publik atau terganggunya program strategis lokal.
Desakan untuk Kajian Teknis dan Akademis
Untuk menghindari risiko itu, DPRD mendesak Pemkab menyusun kajian teknis dan akademis yang mendalam sebelum eksekusi. Kajian ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa perampingan tidak menurunkan kualitas pelayanan maupun merusak fungsi penting OPD.
Rancangan yang matang diharapkan bisa memetakan beban kerja, tumpang tindih tugas, dan mekanisme alih tugas dengan jelas. Dengan demikian, penggabungan dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Imbas dan Prospek
Pemeriksaan cermat terhadap dampak anggaran dan pelayanan menjadi kunci keberhasilan perampingan. DPRD menekankan perlunya dialog berkelanjutan antara legislatif, eksekutif, dan pemangku kepentingan lokal selama proses perencanaan.
Jika dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian dan berbasis kajian, perampingan OPD berpotensi memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dan mendukung pengembangan sektor unggulan Magetan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Dewanti Dorong Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang
Dewanti Rumpoko minta reboisasi hutan gundul jadi prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor melanda tujuh k...
DPRD Jatim Dorong Perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, Kediri
DPRD Jatim mendorong perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, dan Kediri; realisasi terganjal biaya sekitar...
Majapahit Digital Didorong Jadi Platform Pengaduan Publik Terpadu
Saifudin Zuhri mendesak Majapahit Digital dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan w...
PDI-P Dorong Majadigi Jadi Platform Pengaduan Terpadu
Saifudin Zuhri minta Majadigi dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan warga di Jati...
Harvard Kurniawan Dorong Optimalisasi Lapangan Olahraga Melalui Mabol
Harvard Kurniawan mendorong Pemkot Malang perbaiki lapangan kelurahan dan gelar mabol rutin di Stadion Gajay...
Buleks Minta Pengawasan RHU Surabaya Perketat Keamanan
Anggota DPRD Budi Leksono minta pengawasan RHU Surabaya diperkuat dengan SOP, tenaga kesehatan, dan layanan...