Lokal

Dua Calon Penumpang Ditangkap di Kualanamu, 980 Gram Sabu Disita

Bagikan:
Petugas Avsec memeriksa bagasi di Bandara Kualanamu terkait kasus narkotika

Deliserdang — Dua calon penumpang diamankan petugas di Bandara Kualanamu pada Jumat malam, 18 September 2026. Keduanya diduga hendak menyelundupkan 980 gram sabu ke Jakarta melalui jalur layanan bagasi khusus (OOG). Pelaku berinisial YM (36) dan DM (47), keduanya warga Provinsi Aceh.

Penangkapan di jalur OOG

Petugas Avsec mencurigai sebuah koper hitam yang dimasukkan ke area Out of Gauge. Dua terduga melemparkan koper ke OOG lalu berusaha melarikan diri. Petugas kemudian mengejar dan mengamankan keduanya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah diamankan, kedua pria dibawa ke ruang pemeriksaan khusus untuk pemeriksaan seluruh badan dan barang bawaan. Pemeriksaan terhadap koper menemukan benda yang mencurigakan.

Barang bukti dan pengakuan

Di dalam koper ditemukan satu kantong plastik putih yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 980 gram. Keduanya mengakui kepada petugas bahwa barang itu didapatkan atas perintah seseorang di Aceh melalui komunikasi telepon.

"Ya, benar ada diamankan 2 penumpang kasus narkotika jenis sabu 980 gram,"

Kutipan di atas disampaikan oleh seorang petugas KNIA yang ikut melakukan pengamanan, tanpa menyebut nama.

Proses penanganan dan penyidikan

Pihak Avsec segera berkoordinasi dengan Ditres Narkoba Polda Sumatera Utara. Personel Ditres Narkoba tiba di posko Avsec sekitar pukul 22.05 WIB. Sekitar pukul 22.30 WIB, kedua terduga dan barang bukti dibawa ke Polda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.

Ringkasan kronologi

  1. Jumat malam, 18 September 2026: koper dicurigai dimasukkan ke jalur OOG.
  2. Petugas Avsec mengejar dan mengamankan dua terduga penumpang.
  3. Pemeriksaan menemukan kantong plastik berisi diduga sabu seberat 980 gram.
  4. Koordinasi dengan Ditres Narkoba Polda Sumut; tersangka dan barang bukti dibawa ke Polda.

Penyidikan kini berlanjut di Ditres Narkoba Polda Sumut untuk mengungkap jaringan dan motif pengiriman. Kasus ini menegaskan kewaspadaan petugas bandara terhadap manuver penyelundupan lewat jalur bagasi khusus.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait